IBL

Semua media basket sekarang fokus pada kabar tentang James Harden dan Golden State Warriors. Ini setelah Shams Charania dari The Athletic yang mengatakan bahwa Warriors bertanya kepada Houston Rockets tentang ketersediaan Harden untuk pertukaran pemain. Kabar ini langsung heboh di media, karena Warriors bisa jadi tim yang menakutkan jika

Harden benar-benar pindah ke tim tersebut. Mereka akan memiliki trio Harden, Steph Curry dan Draymond Green. Namun apakah itu bisa terwujud?

Ketika James Harden meminta dirinya ditukar, manajemen Rockets langsung menerima banyak tawaran dari klub lain. Namun sejak awal, yang paling serius ingin mendapatkan Harden adalah Brooklyn Nets dan Philadelphia 76ers. Sementara, Warriors hanya ingin memastikan saja, apakah Harden benar-benar akan dilepas oleh Rockets. Jadi kabar mengenai ketertarikan Warriors terhadap Harden hanya sebatas bertanya saja.

"Ada banyak tim yang menanyakan tentang James (kepada manajemen Rockets). Golden State Warriors juga berbicara tentang pertukaran pemain. Tapi itu jauh sebelum Klay Thompson cedera," kata Charania, saat berbicara dalam acara "Load Management" milik Complex Sports.

Kabar ini awalnya tenggelam oleh pembahasan mengenai peluang Harden bermain di Nets atau Sixers. Namun, dinamika NBA berubah dengan cepat ketika Klay Thompson divonis cedera Achilles, dan harus absen semusim lagi. Setelah itu, berita tentang Warriors yang tertarik merekrut Harden kembali muncul di media.

Pertanyaannya sekarang, benarkan pertukaran pemain ini bisa terjadi?

Berkaca pada roster Warriors musim ini, mereka dianggap memiliki potensi kembali ke papan atas Wilayah Barat dengan pemain inti seperti Curry, Green, pemain muda Andrew Wiggins dan Kelly Oubre Jr., dan ruki James Wiseman. Kepala pelatih Warriors, Steve Kerr mengatakan bahwa Kelly Oubre kemungkinan akan menjadi pemain inti keempat di timnya, setelah Curry, Green, dan Wiggins.

"Mungkin Oubre yang keempat. Maksud saya, kemampuan Oubre membuat saya yakin bahwa dirinya akan bermain baik di sayap bersama Andrew (Wiggins)," kata Kerr kepada Yashima Bhatia dari Essentially Sports.

Sejauh ini, Kelly Oubre Jr. belum pernah diberi tanggung jawab besar. Tapi Kerr percaya bahwa Oubre akan bermain bagus di samping Wiggins. Oubre menjadi salah satu kandidat pemain yang bisa menggantikan posisi yang ditinggalkan Thompson untuk sementara waktu. Oubre bisa bersinar di liga bila Thompson absen lebih lama.

Kembali ke James Harden. Dengan pernyataan Steve Kerr, maka rasanya tidak mungkin Bob Myers sebagai manajer Warriors merusak rencana tersebut. Ditambah lagi, selama ini Rockets juga memasang harga tinggi untuk Harden. Rockets meminta pemain yang ditukar setidaknya punya kemampuan sama seperti Harden.

Lalu, apakah pertukaran ini akan benar-benar terwujud?

Vincent Frank dari sportsnaut.com memberikan prediksinya. Dilihat dari sisi keuangan, maka pemain yang akan ditukar dengan James Harden yang pertama adalah Andrew Wiggins.

Dari situs spotrac.com Harden digaji AS$41 juta untuk musim 2020-2021. Sedangkan musim depan, Wiggins dibayar senilai AS$29,4 juta. Jadi masuk akal bila Wiggins jadi pemain yang dikirim ke Rockets. Sementara itu, Warriors masih membutuhkan sekitar AS$11,6 juta lagi yang harus dibuang dari daftar keuangan mereka agar bisa menggaji Harden.

Warriors harus melepas beberapa pemain untuk bisa memenuhi bayaran Harden. Nama-nama yang kemungkinan akan dikirim ke Rockets meliputi James Wiseman, Kevon Looney, Jordan Poole, Damion Lee dan Eric Paschall. Bila tidak mau melepas begitu banyak pemain, maka pilihannya adalah Draymond Green. Mungkin ini yang bisa membuat manajemen Rockets mau mengubah keputusannya.

Sejauh ini petinggi Rockets tampaknya tidak suka dengan sikap Harden. Dia meminta ertukaran pemain saat Rockets berusaha menjadikannya pusat permainan tim. Dalam beberapa musim terakhir, Rockets mengerahkan segala cara untuk mendapatangkan pemain sesuai keinginan Harden. Akibatnya, manajemen Rockets seperti menahan semua kemungkinan pertukaran pemain. Rockets saat ini ada di pihak yang kuat, karena secara status kepemilikan, Harden masih menjadi milik Rockets hingga tahun 2022 mendatang. (tor)

Foto: The New York Times