ABL

Pemain Besar (Big Man) Philladelphia 76ers, Joel Embidd, tidak melanjutkan kontrak dengan adidas. Ia lantas berlabuh ke Under Armour. Hal ini diumumkan kedua belah pihak pada Rabu, 10 Oktober 2018, waktu Amerika Serikat. Merek olahraga berbasis di Baltimore mengikatnya selama lima tahun dengan nominal yang masih dirahasiakan. Lewat kerja sama ini, Embiid berhasil menepis anggapan bahwa Pemain Besar tidak punya daya jual yang apik di antara pemain berposisi lain.

“Ada stereotip yang beredar bahwa Pemain Besar tidak bisa jadi duta produk yang efektif. Lihatlah saya. Saya Pemain Besar, baik dalam memberi umpan, jitu menembak, pengatur permainan, saya bisa semuanya! Saya siap mendobrak stereotip tersebut bersama Under Armour,” kata Embiid kepada ESPN. Ia juga menegaskan bahwa sponsor barunya ini menjanjikan kesempatan untuk lebih banyak berekspresi di ranah yang membesarkannya.

Posisi Pemain Besar adalah pemain yang biasanya memiliki postur tertinggi dalam tim. Di NBA, pemain berpredikat Pemain Besar berpostur minimal 6’10’’ (208 meter) dan berat minimal 109 kg. Sebagian Pemain Besar era klasik NBA beserta sponsor produk sepatu yang mengikat mereka adalah George Mikan (1946-1956, Pro Keds), Bill Russell (1956-1969, Converse), Wilt Chamberlain (1959-1973, Converse dan PONY), Kareem Abdul-Jabbar (1969-1989, adidas), Hakeem Olajuwon (1984-2002, Etonic), Shaquille O’Neal (1992-2011, Reebok), dan Yao Ming (1997-2011, Reebok).

Joel Embiid menggunakan Under Armour HOVR Havoc di laga pra musim NBA 2018-2019.

Embiid layak sesumbar. Ia adalah pemain besar dengan bayaran sponsor tertinggi. Fakta itu diungkapkan Shams Charania dari media The Athletics. Kita bisa memperkirakan nilai kontrak Embiid dengan membandingkannya pada Shaquille O’Neal. Pada 1992, saat Shaq berstatus ruki, Reebok mengontraknya selama empat tahun dengan nilai AS$ 5 juta per tahun. Kerja sama lalu dilanjutkan dengan nilai yang meningkat 10 kali lipat. Meski hanya bertahan dua tahun, kontrak Shaq dan Reebok pada 1996 terbilang besar bagi pemain berstatus Pemain Besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kontrak Embiid lebih besar dari yang didapat Shaq, dan Pemain Besar lainnya, waktu itu.

Perekrutan atlet menjadi duta produk memang sarat berhubungan dengan imbalan besar. Walau begitu, Embiid menekankan bahwa ia punya ambisi lain. “Saat saya melaksanakan rapat perdana dengan pihak Under Armour, saya ingin kerja sama ini menghasilkan sesuatu yang lebih besar dari olahraga basket itu sendiri,” ungkap Embiid lewat tulisannya di situs resmi Under Armour.

Ia seketika menyebutkan masa-masa ia merintis karir basket lewat sekolah basket Luc Mbah a Moute di Kamerun. “Saya ingin mengubah hidup seseorang seperti Luc (Mbah a Moute) mengubah hidup saya,” katanya. Kurang lebih inilah yang ditulis pebasket kelahiran Kamerun dalam rilis resminya:

“Kerja sama kami bukan sekadar membuat sepatu keren. Tentu kami akan melakukannya, Under Armour pasti akan membuat sepatu sekeren saya. Tapi di sisi lain, saya ingin membuat kerja sama ini menghasilkan sesuatu yang nyata, sesuatu yang lebih besar dari olahraga basket itu sendiri. Ide yang terlahir dari semangat mendiang adik saya, Arthur, yang mampu melakukan banyak hal bagi orang-orang kurang mampu di Kamerun semasa dia hidup. Semoga dia bangga atas visi ini”

Joel Embiid (kiri) sedang bermain bola dengan ayahnya, Thomas Embiid (kanan).

Pemain 24 tahun ini jadi pemain paling banyak dibicarakan setelah Kawhi Leonard sepanjang masa bebas agen beberapa waktu belakangan. Puma dan New Balance kerap dikaitkan dengannya sebagai pihak yang berminat untuk merekrut Embiid. Namun, Under Armour adalah pihak yang beruntung yang berhasil mendapatkan tanda tangannya.

ESPN menjabarkan beberapa poin utama pemikat Embiid. Poin pertama berisi klausul bahwa Under Armour menjanjikan sepatu khusus. Bila hal ini terealisasi, ia akan meneruskan jejak Stephen Curry. Mereka juga menyiapkan anggaran dana melimpah untuk kepentingan filantrofis di area Philadelphia dan Kamerun. Embiid pun juga dijanjikan memiliki lini busana khusus. Nike dan Michael Jordan adalah contoh kerja sama tersukses di ranah ini.

Foto: NBA, Under Armour

Komentar