Timnas basket Indonesia mengawali perjalanan menuju FIBA Asia Cup 2029 dengan hasil positif. Tim asuhan David Singleton itu menundukkan Singapura 80-54 pada ronde pertama Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 pada Jumat (28/8) di Arena Seremban, Malaysia.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengamankan posisi di tiga besar Grup C. Sebab, hanya tiga tim teratas dari masing-masing grup yang berhak melaju ke ronde kedua.
Indonesia memiliki dua pertandingan lagi di Grup C. Ada pertandingan melawan Hongkong besok (30/8) dan Malaysia pada Minggu (31/8). Saat Indonesia menang telah atas Singapura, Hongkong juga menghajar Malaysia 77-54.
“Kami ingin memenangkan pertandingan berikutnya. Itu yang paling penting. Kami tidak terlalu memikirkan berapa banyak tim yang akan lolos atau aturan-aturan lainnya. Kami hanya ingin memenangkan pertandingan berikutnya,” kata Coach Dave.
Baca juga: Indonesia Menang Telak dari Singapura di Laga Perdana
Untuk persiapan menghadapi Hongkong, tim pelatih akan mengevaluasi pertandingan melawan Singapura, menonton video pertandingan, menyusun laporan scouting. Serta mempersiapkan para pemain untuk laga berikutnya.
"Kami akan menonton video pertandingan, mengevaluasi permainan kami, menyusun laporan scouting, kemudian mempersiapkan para pemain agar siap menghadapi Hong Kong dan meraih kemenangan pada pertandingan hari Minggu," ujarnya.
Pelatih asal Amerika Serikat juga mengakui masih ada hal yang harus diperbaiki dari penampilan Indonesia. Ia menilai anak asuhnya sempat menurunkan intensitas setelah unggul jauh sehingga Singapura mampu tampil lebih baik pada babak kedua.
"Standar kami bukan bermain santai dan membiarkan lawan kembali ke pertandingan. Jadi, kami harus tetap berpegang pada standar permainan kami, bermain sekeras mungkin, merespons dengan lebih baik, dan tidak pernah lengah dalam pertandingan basket internasional," tuturnya.
Baca juga: David Singleton Optimistis Komposisi Timnas Basket Indonesia Hadapi Grup C
Sementara itu, kemenangan atas Singapura menjadi langkah pertama dari perjalanan panjang menuju babak utama FIBA Asia Cup 2029. Tiga besar Grup C menjadi target Indonesia di ronde pertama ini.
Sebanyak 12 tim dari ronde pertama nantinya dibagi ke dalam dua grup berisi enam tim pada ronde kedua. Babak tersebut akan dimainkan dengan sistem round robin pada periode 23 November hingga 1 Desember 2026.
Tantangan kemudian semakin besar. Hanya empat tim terbaik dari masing-masing grup ronde kedua yang berhak melangkah ke Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Dari 24 tim di kualifikasi, mereka memperebutkan 16 tiket ke putaran final melalui rangkaian tiga jendela internasional.
"Saat ini kami fokus satu pertandingan demi satu pertandingan. Kami tidak memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Fokus kami hanya pertandingan hari Minggu dan bagaimana meraih kemenangan pada pertandingan tersebut," pungkas Coach Dave. (rag)
Foto: Ariya Kurniawan





0822 3356 3502