LeBron James memilih Philadelphia 76ers sebagai tim terakhir dalam kariernya. Bob Myers menilai keputusan LeBron itu merupakan langkah sulit. Meski Sixers memiliki tim bertabur bintang, Myers menuturkan LeBron justru tidak memilih bernostalgia. Malah mencari tantangan baru dengan memburu gelar kelima melalui tim yang berbeda.
LeBron membuat keputusan besar pada musim panas ini. Juara dan MVP NBA empat kali itu meninggalkan Los Angeles Lakers setelah delapan musim dan memberikan satu gelar. Saat masa free agency, LeBron dikaitkan dengan mantan timnya, Cavaliers dan Heat, bahkan Warriors.
Cavaliers bahkan punya peluang besar untuk mendatangkan pemain legendarisnya tersebut. Cavaliers diketahui menjadi satu-satunya tim yang melakukan diskusi langsung dengan LeBron. Sayangnya, LeBron menilai Cavaliers tidak memiliki arah yang jelas untuk menjadi penantang gelar.
Baca juga: Rich Paul Sebut LeBron Tidak Butuh Tambah Gelar Hanya untuk Validasi
LeBron memperkuat Cavaliers selama 11 musim dalam dua periode. Dalam periode keduanya, LeBron berhasil mempersembahkan gelar pertama untuk waralaba tersebut pada tahun 2016. Final NBA 2016 juga sangat ikonik setelah bangkit dan menundukkan Warriors dalam seri tujuh gim.
Heat juga masuk dalam rumor tim baru LeBron. Waralaba tersebut memiliki jejak mentereng dalam karier LeBron. Dengan tim super bersama Dwyane Wade dan Chris Bosh, LeBron meraih dua cincin pada 2012 dan 2013.
Kemudian Warriors menjadi tim yang berniat merekrut LeBron dengan ambisi menyatukannya dengan sang rival, Stephen Curry. Tapi nama besar Curry, dinilai tidak cukup membuat LeBron melihat Warriors layak menjadi penantang gelar.
Namun, LeBron justru memilih pergi Philadelphia. Menurut Myers, keputusan tersebut menunjukkan bahwa LeBron tidak mencari nostalgia atau kenyamanan di penghujung kariernya.
Baca juga: V.J. Edgecombe Temukan Sisi Berbeda Para Bintang Sixers
"Kalau kalian pernah mempertanyakan motivasi LeBron, saya akan mengatakan dia memilih jalan tersulit. Dia memilih satu-satunya alasan, yaitu untuk menang," ujar Myers dalam siniar Cousins bersama Vince Carter dan Tracy McGrady.
LeBron sebenarnya punya pilihan yang lebih mudah. Toh, kemana pun ia pergi, ia akan memberikan dampak pada tempat tujuannya. Pencapaiannya pun sudah lengkap. Tapi LeBron tetap kompetitif dalam usia 41 tahun dan menatap musim ke-24.
"LeBron tidak memilih karena pernah bermain di Cleveland atau Miami, tumbuh di sana, atau ingin bermain bersama temannya. Dia memilih karena ingin menang. Jadi, dia akan pergi ke tempat yang menurutnya memberikan peluang terbaik untuk menang," lanjut Myers.
LeBron menandatangani kontrak dua tahun senilai 8 juta Dolar AS dengan Sixers. Kehadirannya diprediksi membantu Sixers bersaing dengan skuad yang berisi Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502