IBL

LDLC-ASVEL Villeurbanne secara resmi menunjuk Tony Parker sebagai pelatih kepala barunya. Setelah menjabat selama dua belas tahun sebagai presiden klub, legenda NBA ini menyatakan motivasinya untuk kembali ke pinggir lapangan dan membangun masa depan yang ambisius bagi bola basket Prancis melalui babak baru ini.

Setelah menjabat sebagai presiden tim sejak 2014, legenda NBA Tony Parker melangkah ke peran baru. Untuk pertama kalinya dalam kariernya, ia akan memimpin tim dari pinggir lapangan sebagai kepala pelatih.

Parker mengambil alih posisi kepala pelatih ASVEL sekaligus tetap menjabat sebagai presiden tim. Ia telah mengumpulkan staf pelatih yang besar, dengan Vincent Collet sebagai asisten utamanya. Organisasi yang telah direstrukturisasi ini memiliki beberapa koordinator dan spesialis untuk mendukung transisi Parker ke peran kepelatihannya yang baru.

Menurut sumber BasketNews, Parker diproyeksikan akan mendapatkan sekitar 1,2 juta Euro per tahun, angka yang kemungkinan akan menjadikannya kontrak pelatih terkaya dalam sejarah bola basket Prancis. Informasi lainnya, gaji untuk posisi pelatih kepala ASVEL di bawah Pierric Poupet diyakini hanya sekitar 10 persen dari proyeksi kesepakatan Parker.

Parker, sebagai juara NBA empat kali, ia telah menghabiskan 12 tahun sebelumnya bekerja sebagai presiden klub sejak 2014. Selama masa kepemimpinannya, ASVEL memenangkan 4 gelar Liga Prancis, 2 Piala Prancis, dan 1 Piala Super Prancis pada tahun 2016.

"Saya merasa sangat bangga mengemban tanggung jawab ini di dalam klub legendaris ini. Kembali ke lapangan setiap hari, merasakan adrenalin pertandingan lagi, dan membimbing tim dalam perkembangannya adalah tantangan yang sangat memotivasi saya," kata Parker di situs web resmi klub.

Dalam wawancara eksklusif dengan L'Equipe, Parker juga membahas visi untuk masa jabatannya dan staf pelatih khusus yang dikumpulkan untuk mendukungnya. Di antara tambahan yang penting, Vincent Collet menonjol. Mantan pelatih timnas Prancis dan ASVEL ini akan menjabat sebagai "koordinator ofensif" di bangku cadangan Parker.

"Merupakan suatu kehormatan dan keberuntungan memiliki Vincent Collet sebagai asisten saya. Saya tidak pernah membayangkan awal yang lebih baik, dan ini memberikan kredibilitas pada proyek saya," kata Parker.

Selain Collet, staf pelatih juga menampilkan peran yang diperluas untuk setiap departemen. Antoine Chevrier, salah satu dari sedikit pemain yang bertahan dari era Pierric Poupet, akan membantu lini serang. Dounia Issa dan Guillaume Soares akan menangani lini pertahanan, sementara Bryan George kembali untuk mengarahkan permainan transisi bersama Old Lo. Staf pelatih terdiri dari enam asisten, yang bisa bertambah menjadi tujuh dengan kehadiran spesialis tembakan, ditambah tiga pelatih individu (Joseph Gomis, Georgi Joseph, dan Martin Diakite) serta direktur performa Yannis Irid.

Parker mengatakan bahwa dia menandatangani kontrak 2+1, tetapi dalam benaknya dia ingin bertahan lebih lama di klub tersebut.

"Saya menandatangani kontrak selama dua tahun ditambah tahun ketiga. Tapi saya berkomitmen untuk jangka panjang bersama ASVEL. Kontrak saya bukan untuk sepuluh tahun, tetapi saya memiliki perjanjian moral selama sepuluh tahun dengan ASVEL!"

"Dinamika baru ini harus ditegakkan dengan kuat agar kita dapat dengan bangga mewakili Villeurbanne, Lyon, dan bola basket Prancis," pungkas Parker. (tor)

Foto: Star Sports TV

Komentar