IBL

Milwaukee Bucks melakukan pergantian pelatih lagi. Tidak perlu waktu lama bagi Bucks untuk menemukan sosok pengganti setelah berpisah dengan Doc Rivers. Bucks sedang menyelesaikan kesepakatan untuk merekrut Taylor Jenkins sebagai kepala pelatih baru.

Jenkins bukan sosok asing untuk Bucks. Jenkins dikenal sebagai pelatih tersukses Memphis Grizzlies. Tapi ia pernah menjadi asisten pelatih Bucks pada 2018-2019 di bawah kepemimpinan Mike Budenholzer, musim yang sama saat Giannis Antetokounmpo meraih MVP pertama.

Setelah meninggalkan Bucks pada tahun 2019, Jenkins menerima tawaran Grizzlies. Ini menjadi pertama kalinya Jenkins mengemban tugas sebagai kepala pelatih sejak memasuki bidang tersebut pada 2008.

Baca juga: Berburu Pelatih, Taylor Jenkins Jadi Nama Pertama yang Dihubungi Pemilik Bucks

Jenkins mencatat rekor 250-214 selama menangani Grizzlies pada 2019-2025. Termasuk tiga penampilan di playoff dalam enam musim. Grizzlies memecat Jenkins saat menyisakan sembilan pertandingan musim reguler 2024-2025 di bulan Maret. Grizzlies lolos playoff pada musim itu dan disapu bersih Thunder di ronde pertama.

“Para petinggi Bucks, termasuk pemilik klub, bertemu langsung dengan Jenkins pada pekan lalu di Memphis dan pada hari Selasa di Milwaukee untuk memastikan komitmennya,” menurut sumber ESPN.

Jenkins menjadi pelatih pilihan terbaik yang tersedia saat ini. Pria 41 tahun itu punya rekam jejak dalam pengembangan pemain. Laporan menyebutkan bahwa Bucks menjadikan Jenkins target utama juga karena pembentuk budaya dan pelatih yang mendorong daya saing.

Baca juga: Doc Rivers Akan Berpisah Dengan Milwaukee Bucks

Meski Jenkins belum sesukses Steve Kerr atau Tom Thibodeau, Jenkins merupakan pelatih yang berorientasi pada kemenangan dan membangun budaya kompetitif di ruang ganti. Serta keahlian tambahan dalam pengembangan pemain, yang berarti ia masih bisa memimpin tim yang lebih muda jika Giannis pergi dari Milwaukee.

Sementara itu, Rivers mengumumkan pengundurkan diri sebagai pelatih Bucka pada 13 April lalu. Keputusan itu diambil menyusul berbagai dinamika internal yang berujung pada kegagalan Bucks ke playoff. Rivers mencatat rekor 97-103 selama tiga musim di Milwaukee.

“Saya kecewa karena semua tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Tetapi saya berterima kasih atas pengalaman ini, hubungan yang terjalin, dan dukungan yang tak tergoyahkan dari penggemar dan komunitas,” kata Rivers dalam ucapan perpisahannya.

Bucks menyelesaikan musim reguler di posisi ke-11 dengan menang-kalah 32-50. Bahkan tidak memiliki kesempatan bersaing di Play-in Tournament 2026. Bucks tidak lolos playoff untuk pertama kalinya setelah 10 tahun. (rag)

Foto: NBA

Komentar