Dell Curry sudah menunggu kurang lebih dua bulan terakhir, untuk merasakan momen ini. Tim Charlotte Hornets akhirnya memensiunkan jersei nomor 30 miliknya, bahwa jersei itu akan selamanya tergantung di langit-langit sebagai penghormatan kepada pilihan pertama tim dalam draft ekspansi tahun 1988.
Dell Curry berusaha menahan air mata bahagia pada Kamis malam (19/3) waktu AS. Dan saat itu pun, ia masih harus mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengendalikan emosinya. Tim Hornets mengangkat jersei tersebut saat jeda pertandingan melawan Orlando Magic, dan nantinya jersei itu dipajang di samping jersei yang mengabadikan masa bakti Bobby Phills di Charlotte.
"Saya tidak bisa cukup berterima kasih kepada mereka untuk ini. Saya hanyalah anak desa dari Grottoes," kata Curry, merujuk pada kota kelahirannya di Virginia. "Saya tidak tahu bahwa ini akan terjadi. Saya hanya bermain basket karena saya menyukainya dan sekarang jersei saya berada di langit-langit (dinding) ini di samping Bobby, saya tidak bisa menjelaskan betapa bersyukur, diberkati, dan beruntungnya saya berada di sini saat ini."
Curry, yang kini berusia 61 tahun, menghabiskan 10 tahun dari 16 tahun kariernya bersama Hornets dan merupakan pemain asli terakhir franchise tersebut ketika ia pergi melalui free agency setelah musim 1997-1998. Ia memenangkan penghargaan Sixth Man of the Year NBA pada tahun 1994, dan Charlotte telah menjadi tempat yang dianggapnya sebagai rumah selama hampir 40 tahun.
Ketika Curry meninggalkan Hornets pada tahun 1998, ia adalah pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak (701), poin terbanyak (9.839 poin), dan tembakan tripoin terbanyak (929) sepanjang sejarah franchise tersebut. Ia tetap menjadi pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang sejarah Hornets dan berada di urutan kedua setelah Kemba Walker dalam hal poin terbanyak dan tembakan tripoin terbanyak.
"Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua para penggemar," kata Curry kepada para penonton. "Kalian merangkul saya ketika saya masih berusia 24 tahun. Dan kalian telah mendukung saya dan keluarga saya sejak saat itu."
Curry terlibat dalam acara-acara komunitas Hornets dan sempat menjabat sebagai asisten pelatih pada musim panas 2007 sebelum bergabung dengan tim sebagai komentator TV penuh waktu pada tahun 2009 bersama penyiar play-by-play Hornets yang asli, Martin. Saat ini Curry berada di musim ke-11 sebagai komentator untuk suara TV kedua franchise tersebut, Eric Collins, yang memandu acara pada upacara Kamis malam.
"Malam yang istimewa bagi keluarga Curry," tulis Stephen Curry, bintang Golden State Warriors, di media sosial setelah upacara tersebut. "Sang pencipta akan diabadikan selamanya di langit-langit arena. Selamat, Ayah." (tor)
Foto: nba.com





0822 3356 3502