Pelatih kepala Cleveland Cavaliers, Kenny Atkinson, telah didenda 50 ribu Dolar AS karena mengejar, memarahi, dan melakukan kontak yang tidak disengaja dengan seorang wasit pertandingan. Atkinson, tampaknya kesal ketika tidak ada pelanggaran yang diputuskan terhadap Collin Gillespie dari Phoenix Suns, yang sedang menjaga Sam Merrill dari Cavaliers. Atkinson kemudian masuk ke lapangan dan berteriak kepada wasit, menabrak seorang wasit tetapi kemudian mengatakan bahwa itu bukan disengaja.
Menurut pengumuman yang disampaikan James Jones, selaku Wakil Presiden Eksekutif, Kepala Operasi Bola Basket NBA, pada Sabtu (31/1) waktu AS, insiden tersebut menyebabkan Atkinson dikenai pelanggaran teknis kedua dalam pertandingan dan dikeluarkan dari lapangan. Ini terjadi pada menit ke-10:59 di kuarter keempat dalam kekalahan Cavaliers 126-113 melawan Suns pada 30 Januari di Mortgage Matchup Center.
"Saya rasa itu tidak disengaja," kata Atkinson setelah pertandingan, seperti dilansir Cleveland.com. "Tidak ada niat sama sekali. Saya rasa kami bersentuhan. Saya tidak akan mengatakan bertabrakan. Saya akan membantah pendapat Anda tentang itu."
Namun di sisi lain, pelatih Atkinson juga mempermasalahkan cara wasit memimpin pertandingan. Cleveland hanya berhasil memasukkan 1 dari 2 termbakan gratis setelah tiga kuarter dan menyelesaikan pertandingan dengan 8 dari 11 tembakan gratis. Phoenix memasukkan 13 dari 18 tembakan gratis. Cavaliers dikenai 17 personal foul, sedangkan Suns 19 kali.
"Kami hanya mendapat satu tembakan gratis setelah tiga kuarter melawan tim yang (berada di peringkat ke-26 dalam hal pelanggaran)," kata Atkinson. "Dan tembakan gratis kedua yang kami dapatkan adalah setelah sebuah aksi pura-pura jatuh. Saya tidak senang. Sejujurnya, saya pikir pertandingan menjadi di luar kendali. Sebagian pertandingan tampak seperti sirkus, jujur ??saja. Saya tidak tahu apakah itu yang kita inginkan sebagai sebuah liga."
Atkinson menyatakan pendiriannya dengan jelas selama pertandingan dan setelahnya. Hal itu jelas merugikan bagi dirinya dan tim. (tor)
Foto: Field Level Media





0822 3356 3502