LeBron James terharu dalam kunjungannya ke Cleveland kemarin. Terlepas dari kekalahan Los Angeles Lakers 99-129 dari Cavaliers, LeBron mendapat sambutan hangat dari para penggemar di Rocket Arena. Dalam kesempatan tersebut, LeBron memberi isyarat bahwa pertandingan itu bisa jadi terakhir kalinya ia tampil di Cleveland.
LeBron sudah sering menghadapi Cavaliers baik di laga kandang maupun tandang saat memperkuat Miami Heat atau Lakers. Tapi kunjungan LeBron ke Cleveland kali ini terasa berbeda. LeBron lebih emosional saat menyaksikan videonya di playoff 2007 diputar.
Kesan itu memperkuat dugaan bahwa pertandingan kemarin bisa jadi salam perpisahan LeBron. Memang bukan pernyataan pasti. LeBron sebenarnya juga tidak menyebut itu musim terakhirnya.
Baca juga: Kunjungan LeBron James ke Clevaland Bangkitkan Semangat Donovan Mitchell
“Saya hanya berusaha menikmati semuanya. Saya tidak menganggap remeh momen-momen seperti ini. Karena ini bisa jadi (musim terakhir saya). Jelas saya belum membuat keputusan tentang masa depan. Tapi sangat mungkin memang demikian,” kata MVP NBA empat kali tersebut.
Video yang memancing reaksi LeBron itu adalah cuplikan momennya di Gim 5 Final Wilayah Timur 2007. Kala itu LeBron masih berusia 22 tahun. Ia membukukan 48 poin termasuk 25 poin beruntun yang mengakhiri pertandingan melawan Detroit Pistons 109-107 dalam dua kali tambahan waktu.
Baca juga: LeBron James Berhenti Minum Alkohol Demi Atasi Cedera
“Saya pikir reaksi itu hanya berasal dari kehadiran saya. Saya lebih hadir hari ini daripada kunjungan sebelumnya ke Cleveland. Itu terasa sedikit mempengaruhi saya,” lanjut pemain berusia 41 tahun itu.
LeBron sedang menjalani musim ke-23 yang juga merupakan tahun terakhir dalam kontraknya dengan Lakers. LeBron mengambil opsi pemain senilai 52,6 juta Dolar AS. Ada peluang NBA 2025-2026 jadi musim terakhir LeBron. Atau mungkin musim depan ia pindah tim sebagai penutup karier.
Belum ada kepastian yang dibuat LeBron terkait pensiun. Hanya dia yang tahu. Tapi pencetak poin terbanyak sepanjang masa itu mengakui bahwa waktunya memang tidak lama lagi.
“Saya sedang berjuang melawan Sang Waktu dan menganggapnya sebagai masalah pribadi. Saya akan melihat berapa kali saya bisa menang melawannya,” tegasnya. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502