LeBron James memang sudah berusia 41 tahun. Tetapi dedikasinya untuk tetap bermain di level tinggi tidak pernah memudar. Dalam laporan terbaru Dave McMenamin baru-baru ini, LeBron disebut berhenti minum alkohol sebagai bagian dari proses rehabilitasi cedera.
Pemain Los Angeles Lakers itu melewatkan 14 gim pertama pada musim ini karena mengalami skiatika. Ini merupakan pertama kalinya LeBron absen di awal musim selama 23 tahun bermain di NBA.
Skiatika sendiri merupakan kondisi nyeri saraf yang menjalar di sepanjang jalur saraf skiatik yang berada dari punggung bawah, bokong, tungkai, hingga ke kaki. Cedera itu juga membuat LeBron menghindari gim beruntun. Musim ini LeBron sudah melewatkan 17 pertandingan.
Baca juga: LeBron James Menangis Saat Video Playoff 2007 Diputar
Dengan komitmen berhenti minum alkohol, LeBron telah menurunkan berat badannya secara signifikan. Perubahan fisik diharapkan mengurangi tekanan pada persendian dan punggung. Ini memungkinkan LeBron bisa mengimbangi mobilitas dan kemampuan rekan setim yang lebih muda.
Saat LeBron dalam kondisi fit, Lakers berharap bisa menuai hasil yang diinginkan untuk juara pada musim ini. Terlebih Luka Doncic sedang dalam performa terbaik dengan memimpin liga melalui rata-rata 33,6 poin per gim.
“LeBron absen dalam 14 pertandingan karena nyeri saraf skiatika. Tetapi LeBron berhenti minum alkohol selama rehabilitasinya. Berat badannya turun drastis dengan harapan mengurangi tekanan pada punggung dan persendiannya serta mengimbangi para pemain muda,” tulis McMenamin.
Baca juga: Kena Prank "The Second Decision", Penggemar Lakers Menuntut LeBron
LeBron sedang menjalani musim ke-23. Sesuatu yang belum pernah terjadi di NBA sebelumnya. MVP NBA empat kali itu masih sanggup membuat rata-rata 22,4 poin, 6 rebound, dan 6,7 asis per gim.
Di sisi lain, LeBron dikenal menggemari anggur dan memiliki kerja sama dengan minuman keras. Tapi orang-orang terdekat LeBron menekannya bahwa keputusan berhenti minum alkohol ini bersifat strategis. Bukan permanen. Tujuannya berfokus pada kesehatan.
Berbicara soal minuman keras dan LeBron, kedua hal tersebut sempat membuat geger awal musim. Tidak lain karena iklan LeBron dengan Hennessy dengan tajuk “The Second Decision” pada awal Oktober lalu.
Prank “The Second Decision” itu awalnya dikira sebagai keputusan LeBron untuk pindah tim atau pensiun. Harga tiket Lakers di beberapa gim penting melonjak tajam. Tapi ternyata “The Second Decision” hanyalah trik pemasaran. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502