Cukup sedih dan emosional lihat video itu. Trae Young meninggalkan State Farm Arena beberapa saat sebelum Hawks menutup kemenangan 117-100 atas tamu New Orleans Pelicans. Tak ada hingar-bingar. Young meninggalkan Hawks (atau Hawks meninggalkan Young). Setelah perjalanan 7+ musim yang sangat berkesan.

Trae Young tidak bermain. Beberapa saat sebelum ia meninggalkan lapangan Atlanta Hawks tersebut, sudah beredar kabar bahwa Hawks menukar atau mengirim (trade) Young ke Washington Wizards. Hawks mendapatkan C.J. McCollum dan Corey Kispert.   

Tim NBA bisa terasa begitu kejam ke pemainnya. Pada saat bersamaan, mereka juga bisa mengglorifikasi kesetiaan seorang pemain atas satu tim sepanjang karirnya. Kemudian di saat bersamaan pula, bisa mengatakan bahwa ini semua profesional. Sesuai kontrak dan ketentuan. 

Tim NBA punya hak dan legal menukar pemainnya dengan tim NBA lain tanpa sepengetahuan atau persetujuan si pemain. Ini memang salah satu bagian dari kesepakatan di awal kontrak. Kecuali, si pemain punya kekuatan klausul tak boleh dipindah-pindahkan (no-trade clause). Trae Young tidak punya klausul ini. 

Tetapi perpisahan Young dan Hawks juga tak segetir itu. Sebenarnya ini terasa seperti pisah baik-baik. Hawks menolak keinginan Young untuk perpanjangan kontrak dengan nilai maksimal. Young kemudian minta pindah saja.

Habis manis sepah dibuang.

Begitulah memang NBA. Trae Young membela Hawks selama dari tahun 2018 hingga kini, menjelang tengah musim 2025-2026. Dipilih pada urutan ke-5 oleh Dallas Mavericks di NBA Draft 2018, Young langsung ditukar dengan Luka Doncic, pilihan Hawks di urutan ke-3. Barter bersejarah. Keduanya kemudian menjadi andalan dan produktif di tim masing-masing.

Bersama Hawks, Young masuk All-Star 4 kali. Ia juga menjadi pengumpul asis terbanyak di musim 2024-2025 lalu. Tahun keduanya di Atlanta, Young rata-rata mencetak 29,6 poin per gim. Catatan poin terbaiknya dalam semusim. 

Awal musim ini, sekitar akhir Oktober, Young cedera lutut (MCL). Cedera yang membuatnya kehilangan 22 gim sebelum akhirnya kembali. Baru 10 gim bermain, Young kembali harus menepi karena cedera. Berjarak enam gim sejak itu, kita semua mendapat kabar bahwa Young dikirim ke Wizards. 

Dalam 10 gim tersebut, Young rata-rata mencetak 19,3 poin dan 8,9 asis per gim. Pencapaian rata-rata poinnya, sedikiiit di atas rata-rata poin terendah di musim debutnya 2018-2019, yaitu 19,1 poin per gim. 

Dalam 10 gim tersebut, Hawks punya rekor menang-kalah 2-8.  Sementara tanpa Young, rasio Hawks sedikit lebih baik dengan rekor 16-13. Atau total 18-21 hingga kemenangan melawan Pelicans tadi. Hawks lebih baik tanpa ada Young. 

Mungkin perjalanan singkat musim ini jadi pemicu untuk mengambil keputusan atas peran Young bagi Hawks. Sepanjang kebersamaannya, Young dan Hawks 3 kali masuk playoff dan 4 kali absen. Terbaik adalah di musim 2020-2021. Mereka ada di Final Wilayah Timur. Tersisih oleh Milwaukee Bucks yang kemudian menjadi juara NBA 2021. 

Terlepas dari angka-angka dan data tersebut, relasi Young dan Hawks melekat lebih kuat dan dalam melalui aksi-aksi hebat dan heroik Young dalam membela Hawks. Cuplikan aksi-aksi Young dalam mengangkat martabat Hawks sangat luar biasa.

Salah satu yang bagi kami paling keren adalah bagaimana Young menjadi musuh bagi New York Knicks dan fannya. Setelah Reggie Miller, publik pendukung Knicks rasanya punya musuh lain pada diri Trae Young (dan kemudian Tyrese Haliburton). 

Sudah, sedikit saja romantisasinya.

Hawks sepertinya memang punya alasan kuat untuk melepas Young. Profesional. Selain catatan panjang kesuksesan yang masih sulit diraih, perjalanan singkat Hawks di musim 2025-2026 ini mungkin menjadi gambaran awal untuk jangka panjang. Hawks boleh jadi akan lebih baik tanpa Young. Walau sebenarnya, secara keseluruhan, tingkat menang-kalah Hawks bersama dan tanpa Young boleh dibilang 50:50.

Pindah ke lain hati. Hawks kini punya Jalen Johnson. Pemain tahun keempat yang semakin matang. Beralih dari pembawa bola dominan seperti Young kepada forwarda tangguh seperti Jalen tampak menjanjikan bagi Hawks. Hingga kini, Johnson rata-rata mencetak 23,7 poin, 10,4 rebound, dan 8,4 asis per gim. 

Hawks juga punya Nickeil Alexander-Walker. Serta kawalan dua pemain muda potensial pada Zaccharie Risacher dan Dyson Daniels. 

Kenyataan-kenyataan tersebut yang sepertinya yang membuat Hawks menolak permintaan kontrak maksimal Young. Kenyataan yang kemudian membuat Young pergi dari Hawks dengan pertukaran yang tampaknya tak setimpal. 

Tak setimpal karena untuk talenta seperti Trae Young, komoditas pertukaran biasanya disertai dengan jatah memilih di draft-draft di putaran pertama berikutnya. McCollum mungkin terlihat sepadan. Namun usia Young 27 tahun dan McCollum 34 membuatnya terlihat agak jomplang. 

Pertukaran Young dari Hawks ke Wizards sepertinya sudah melewati perhitungan yang cermat. Meski kemudian muncul sedikit kekecewaan betapa Hawks mendapatkan sedikit dari nilai-nilai Young yang besar. Walau ini pun bisa ditepis oleh Hawks dengan memaparkan kemungkinan kerugian mengikat Young dengan kontrak besar sementara riwayat cederanya memberi sinyal ia sulit untuk makin hebat. Atau, dengan perginya Young, dan sisa kontrak McCollum, Hawks akan punya tuang gaji cukup besar untuk menarik pemain super-bintang lain di tahun-tahun berikutnya.

Menikmati Hawks dalam hampir satu dekade terakhir adalah menikmati Trae Young. Namun seperti yang sudah-sudah, relasi romantis seperti Young dan Hawks ini harus berakhir dramatis dengan alasan profesional. Begitulah memang adanya. Hari ini, Young meninggalkan State Farm Arena dalam hening. Riuh kemenangan Hawks atas Pelicans (tanpa dirinya) menutup perjalanan karirnya. Tinggal menunggu Washington Wizards bersama Trae Young bertamu ke Atlanta. Saat di mana Atlanta Hawks harusnya menyiapkan penyambutan yanng meriah. Karena begitulah NBA. 

Foto: CBS Sports

Komentar