NBA 2025-2026 dimulai pada 21 Oktober mendatang. Nantinya ada 16 tim yang berlaga di playoff setelah menjalani musim reguler selama 82 pertandingan. Sedangkan 14 tim lainnya “berlibur” lebih awal karena kalah dari persaingan.
Tetapi setiap musim selalu menampilkan kejutan. Juga tidak ada jaminan 16 tim yang lolos musim lalu bisa lolos musim ini. Selalu ada pergeseran dari tahun ke tahun. Ada yang terpuruk, ada yang bangkit, dan ada yang baru terbentuk.
Berdasarkan sepak terjang musim lalu dan pergerakan selama jeda musim, ada empat tim yang berpeluang bangkit dan tancap gas ke playoff tahun depan. Mereka adalah Dallas Mavericks, San Antonio Spurs, Atlanta Hawks, dan Philadelphia 76ers.
Mavericks
Mavericks menjadi contoh bahwa apapun bisa terjadi di NBA. Mereka tampil di Final Wilayah Barat 2024. Kemudian tidak lolos Playoff NBA 2025. Mavericks tumbang di play-in tournament melawan Grizzlies.
Dorongan terbesar Mavericks datang berkat keberuntungan mereka memenangkan lotre dan berhak memilih Cooper Flagg. Meski Kyrie Irving masih absen hingga setidaknya separuh musim, Mavericks mendapatkan D’Angelo Russell sebagai pengganti.
Badai cedera menjadi faktor terpuruknya Mavericks di musim lalu selain pertukaran Luka Doncic yang mengejutkan jagad NBA. Setelah merekrut Flagg dari draft dan penambahan beberapa pemain, atmosfer Mavericks menjadi lebih baik.
Kini tim asuhan Jason Kidd itu datang dengan kondisi yang lebih sehat. Anthony Davis, PJ Washington, Dereck Lively II, Daniel Gafford, dan Klay Thompson memang belum masuk sebagai penantang gelar. Tapi setidaknya mereka bisa membawa Mavericks lebih banyak bicara di playoff.
San Antonio Spurs
Spurs sedang naik daun seiring masuknya Victor Wembanyama pada 2024. Wemby menjadi harapan Spurs untuk mengakhiri keterpurukan sejak 2020. Spurs sudah enam musim beruntun tanpa playoff.
Spurs meraih rekor kemenangan terbanyak (34-48) dalam tiga musim terakhir. Menepinya Wemby membuat Spurs akhirnya lempar handuk dan menyerah mengejar playoff. Pada saat itu, sebenarnya Spurs tampak siap dengan penambahan De’Aaron Fox dan Stephon Castle yang menjadi Rookie of the Year 2025.
Selain itu, mungkin Spurs masih memiliki kendala dengan minimnya pengalaman di playoff kecuali Harrison Barnes dan beberapa pemain lainnya. Juga Wilayah Barat yang sangat kompetitif. Meski demikian, pulihnya Wemby memberi Spurs keunggulan dibandingkan tim-tim lain.
Atlanta Hawks
Hawks pernah mencapai Final Wilayah Timur 2021. Tapi menguap dalam empat musim berikutnya dengan dua musim terakhir selalu terjegal di play-in. Dan untungnya, Trae Young masih berada di tempatnya.
Perbedaannya, pemain di sekeliling Trae yang mulai meningkat dan lebih menjanjikan. Hawks menuju ke arah yang benar. Alasan utamanya adanya Jalen Johnson dan Dyson Daniels, yang dinobatkan sebagai Defensive Player of the Year 2025. Juga penambahan Nickel Alexander-Walker dan Kristaps Porzingis. Babak playoff kali ini tidak lepas dari genggaman.
Philadelphia 76ers
Sixers menjadi tiga berburuk musim lalu dengan hanya 24 kemenangan karena terbatasnya peran Embiid dan George. Jika rosternya dalam kondisi sehat, terutama Joel Embiid dan Paul George, Sixers secara realistis bisa masuk dalam enam besar Wilayah Timur. Sixers sebenarnya memiliki pemain pendukung yang solid. Ada Tyrese Maxey, Jared McCain, Kelly Oubre, dan ruki VJ Edgecombe. (rag)
Foto: Getty Images