los angeles clippers
Transaksi Masih Tertunda, Raptors Tetap Ingin Pulangkan Kawhi Leonard
Toronto Raptors ternyata belum berubah pikiran soal Kawhi Leonard. Tim juara NBA 2019 itu masih bertekad untuk membawa pulang Kawhi ke Toronto. Pertukaran tersebut terjadi di tengah kasus pelanggaran aturan salary cap yang berujung pada pemberian sanksi kepada Los Angeles Clippers.
Bradley Beal Pakai No. 3 di Clippers, Tegaskan Warisan Chris Paul Tetap Terjaga
No. 3 kembali beredar di Los Angeles Clippers. Kali ini bukan dipakai oleh Chris Paul. Melainkan Bradley Beal yang memang identik dengan nomor tersebut sepanjang kariernya. Setelah Chris Paul pensiun, Beal memiliki kesempatan untuk kembali memakai No. 3.
Clippers dan Steve Ballmer Siapkan Gugatan untuk NBA
Los Angeles Clippers dan pemiliknya, Steve Ballmer, sedang mempertimbangkan gugatan terhadap NBA yang akan meminta hakim untuk mengeluarkan perintah penangguhan atas hukuman yang dijatuhkan liga dalam kasus batasan gaji Kawhi Leonard, demikian dilaporkan The New York Times pada hari Kamis (10/9) waktu AS. Selain gugatan terhadap NBA, Clippers juga meminta perintah membatalkan hukuman yang dijatuhkan liga.
Clippers Berniat Mempertahankan Brandon Ingram
Los Angeles Clippers saat ini tidak memiliki rencana untuk segera menjual Brandon Ingram dan mendapatkan kembali aset mereka setelah hukuman berat yang dijatuhkan NBA. Sebaliknya, Ingram juga  siap bergabung dengan Clippers, saat kesepakatan transfer Kawhi Leonard diresmikan oleh NBA.
Raptors Tetap Jadi Prioritas Kawhi Leonard
Sebuah video singkat beredar di media sosial, yang menampilkan Kawhi Leonard sedang berjalan menyusuri jalanan kota. Tiba-tiba ada seorang penggemar yang menanyakan tentang kepastian tim yang akan dibelanya untuk musim depan. Leonard menjawab dia akan bermain di Toronto.
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite
Chris Paul mengalami berbagai situasi selama 21 tahun bermain di NBA dalam tujuh tim. Dari perjalanan panjang itu, CP3 menemukan satu kunci untuk tetap bertahan di tengah persaingan elite yakni kemampuan untuk beradaptasi.
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
NBA menjatuhkan hukuman terberat dalam sejarah liga kepada Steve Ballmer dan Los Angeles Clippers karena melanggar aturan penghindaran batasan gaji yang tercantum dalam Perjanjian Tawar-Menawar Kolektif (CBA) liga, dengan mencabut lima pilihan putaran pertama mereka dan menskors sejumlah individu dalam organisasi tersebut. Ini adalah hukuman yang setara dengan "hukuman mati" di NBA, dan bersifat final serta mengikat semua pihak. Ini akan membuat franchise tersebut mundur satu dekade, atau bahkan