Serbia
Prancis Balas Serbia di 11 Detik Terakhir
Victor Wembanyama dan Prancis berhasil melewati 11 detik terakhir yang menegangkan untuk mengalahkan Nikola Jokic dan Serbia, 91-90, pada Minggu malam (23/8) waktu setempat. Lay-up cepat Jaylen Hoard di detik-detik terakhir memastikan kemenangan bagi Les Bleus, yang bangkit kembali setelah kekalahkan 90-87 di Belgrade beberapa hari sebelumnya.
Jokic Menangi "Duel" Melawan Wembanyama di Hadapan 20 Ribu Penonton
Sebanyak 20 ribu penonton memadati Beogradska Arena, Belgrade, saat Serbia menghadapi Prancis dalam pertandingan persahabatan sebelum jendela Kualifikasi Piala Dunia FIBA ​​2027 dimulai. Nikola Jokic memimpin Serbia meraih kemenangan 90-87 atas Prancis di Belgrade, hampir mencetak tripel-dobel dengan 20 poin, 9 rebound, dan 8 asis.
Pulih dari Kanker Testis, Nikola Topic Dapat Sambutan Meriah di Paycom Center
Nikola Topic berlaga untuk pertama kalinya di pertandingan NBA. Debut Topic terjadi saat Oklahoma City Thunder kalah 93-110 dari Milwaukee Bucks. Bukan soal hasil pertandingan yang membuat gim ini berkesan. Tapi hadirnya Topic setelah perjuangannya melawan kanker testis.
Debut Nikola Topic di NBA Kembali Tertunda
Nikola Topic menjadi bakat baru dari Serbia yang masuk NBA. Tetapi debut di liga Topic terhalang karena cedera. Tidak hanya itu. Topic akan melewatkan awal tahun keduanya di NBA karena ada suatu kondisi medis di testisnya.
Heat Memberi Perpanjangan Kontrak Pertama untuk Nikola Jovic
Nikola Jovic akan lebih lama di Florida. Miami Heat memberi pemain asal Serbia itu perpanjangan kontrak ruki menjelang NBA 2025-2026. Jovic menerima kontrak empat tahun senilasi 62,4 juta Dolar AS dengan jaminan penuh.
Nikola Jokic Berencana Habiskan Karier NBA di Denver
Bintang Denver Nuggets, Nikola Jokic, menanggapi rumor seputar masa depannya di NBA, menekankan komitmennya terhadap tim. "The Joker" menyatakan bahwa ia berencana menghabiskan seluruh karier NBA-nya bersama Denver Nuggets.
Jerman Naik ke Ranking 2 FIBA Setelah Juara EuroBasket 2025
Amerika Serikat nyaris tak tersentuh di puncak ranking dunia bola basket putra. Tetapi ranking di bawahnya bergemuruh. Jerman menduduki posisi kedua ranking FIBA per tanggal 15 September 2025.