MVP NBA 2026
Asosiasi Pemain NBA Menggugat Aturan Minimal Bermain 65 Gim
Aturan minimal bermain 65 pertandingan banyak memakan korban pada musim ini. Terutama dalam penentuan MVP NBA. Pemain-pemain unggulan terancam tidak memenuhi syarat jumlah minimal bermain. Akhirnya Asosiasi Pemain NBA (NBPA) bergerak agar liga mengubah aturan tersebut.
Victor Wembanyama Merasa Dirinya Pantas Meraih Gelar MVP NBA Musim Ini
Victor Wembanyama meyakini bahwa ia pantas menjadi MVP NBA musim 2025-2026. Superstar asal Prancis ini menyampaikan tiga argumen berani, yang menjelaskan mengapa dirinya lebih layak jadi pemain terbaik, dibanding Shai Gilgeous-Alexander, Nikola Jokic, bahkan Luka Doncic. 
Empat Kandidat MVP NBA 2026 Terancam Syarat Minimal 65 Gim
Mungkin ada kejutan dalam persaingan MVP NBA 2026. Ada peluang nama-nama favorit tidak mendapat trofi Michael Jordan. Ini disebabkan oleh aturan minimal bermain 65 pertandingan. Aturan ini membuat empat kandidat tidak memenuhi syarat.
LeBron James Menjagokan Jaylen Brown Sebagai MVP NBA 2026
LeBron James memiliki penilaian sendiri tentang pemain yang menjadi MVP NBA 2026. Bukan lima nama yang menduduki polling tertinggi. LeBron secara khusus memberikan dukungannya untuk Jaylen Brown sebagai pemain terbaik pada musim ini.
Cade Cunningham Percaya Diri Bersaing Meraih MVP NBA 2026
Cade Cunningham masuk dalam jajaran lima besar klasemen MVP NBA 2026. Pemain Detroit Pistons itu meramaikan persaingan dengan perolehan terbaru setelah jeda NBA All-Star 2026.
Jadi Satu-satunya Pemain AS, Tyrese Maxey Masuk Lima Besar Klasemen MVP
Tyrese Maxey meramaikan persaingan MVP NBA 2026. Pemain Philadelphia 76ers itu merangkak ke posisi lima besar di klasemen MVP pada pekan ini. Maxey menjadi sorotan karena ia merupakan satu-satunya pemain Amerika Serikat dalam daftar tersebut.
Peluang Nikola Jokic Meraih MVP NBA Keempat
Nikola Jokic telah menjalani satu dekade di NBA dengan dominasi selama tujuh musim terakhir. Pemain Denver tersebut diperkirakan masih tetap berada di jajaran teratas pemain terbaik pada NBA 2025-2026. Bahkan Analis ESPN Tim Legler menyebut Jokic masih jauh dari kata tamat dalam pembicaraan MVP.