Satria Muda Pertamina Bandung menegaskan statusnya sebagai juara bertahan All Indonesian. Tim asuhan Youbel Sondakh itu menundukkan Bogor Hornbills 74-64 pada Sabtu (24/10) di GOR Laga Tangkas, Bogor.
Satria Muda mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Terutama dalam 10 menit pertama saat memimpin 13 poin. Menjelang jeda antarbabak, Hornbills memberi perlawanan.Â
Namun, keunggulan Hornbills tidak berlangsung lama. Juara IBL 2026 itu tidak membuat margin lebih dari lima poin. Situasi tersebut dimanfaatkan Satria Muda untuk kembali mengambil alih kedudukan.Â
Sebanyak 20 turnover Hornbills berhasil dimanfaatkan menjadi 24 poin oleh Satria Muda. Momentum itu membuat Satria Muda tak terkejar di sepanjang kuarter keempat.Â
"Pertandingan yang tidak mudah. Paruh pertama ada masalah offense. Untungnya kuarter ketiga dan keempat lebih mudah mendapat poin dan anak-anak fight disitu," ujar Youbel.
Keunggulan Satria Muda datang dari 30/70 tembakan yang setara dengan akurasi 42 persen. Berbanding dengan Hornbills yang mencetak 20 tembakan dari 57 persen.
Dame Diagne mencetak poin terbanyak. Ia mengumpulkan 19 poin dari 7/14 tembakan. Abraham Damar Grahita menyumbang 12 poin dan 4 rebound. Disusul Yudha Saputera dengan 10 poin, 9 asis, dan 3 steal.Â
Patrick Nikolas mencatat debutnya dengan Hornbills melalui 18 poin dan 11 rebound. Antoni Erga mencetak 5/8 tembakan yang menghasilkan 16 poin. Widyanta Putra Teja dengan 13 poin.
Dalam lanjutan penyisihan Grup A, Satria Muda akan bertemu dengan Pacific Caesar pada Senin (26/10) mendatang. Hornbills melawan Rajawali Medan besok.
Sementara itu, malam pembukaan IBL All Indonesian 2026 dihadiri oleh sejumlah legenda basket nasional lintas generasi. Seperti Bambang Hermansyah, AF Rinaldo, Amin Prihantono, Agustinus Sigar, Faisal Julius, Cokorda raka Satya Wibawa.
Edisi ketiga IBL All Indonesian ini mengusung semangat "Our Game, Our Turn" yang memberikan kesempatan para pemain lokal tampil dan persiapan klub menuju musim 2027 yang bergulir pada Januari mendatang.
"IBL All Indonesian 2026 hadir sebagai panggung bagi pemain lokal Indonesia. Banyak klub mempersiapkan pemain-pemain muda untuk menghadapi IBL musim 2027. Melalui turnamen ini, klub memiliki kesempatan untuk mencoba komposisi tim sekaligus melihat perkembangan para pemain mudanya," ujar Dirut IBL Junas Miradiarsyah.
IBL All Indonesian 2026 berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026. Fase grup digelar pada 24–29 Oktober, dilanjutkan babak semifinal pada 31 Oktober, sebelum dua tim terbaik bertemu dalam pertandingan final pada 1 November 2026. (rag)
Foto: IBL





0822 3356 3502