San Antonio Spurs berada di ambang eliminasi dalam Playoff NBA 2026. Spurs kini tertinggal 3-2 dari Oklahoma City Thunder di Final Wilayah Barat setelah kekalahan 114-127 di Gim 5. Pelatih Spurs Mitch Johnson mengungkapkan masalah utama tim saat sorotan tertuju pada Victor Wembanyama yang tampil di bawah performa terbaiknya.
“Thunder bermain bagus. Kami harus lebih baik. Mungkin paling mudah jika dilihat dari permukaan. Tapi ada banyak hal yang tidak beres. Bahkan ketika kami unggul, kami tidak melakukan simple play dan memanfaatkan peluang. Dalam pertandingan seperti ini, Anda harus meyakini dengan cara yang sangat aman dan matang,” kata Johnson.
Wemby hanya membukukan 20 poin dengan 4/15 tembakan. Pemain asal Prancis itu gagal memasukan lima tripoin. Perolehan di Gim 5 pada Selasa (26/5) di Paycom Center, Oklahoma City itu menjadi poin terendah Wemby sepanjang seri Final Wilayah Barat.
Baca juga: Tolak Wawancara Media, Wembanyama Dapat Teguran NBA
Spurs sebenarnya memulai pertandingan dalam posisi unggul. Tapi Thunder mendapatkan momentum di akhir kuarter pertama. Dalam tiga kuarter berikutnya, Thunder tidak terkejar. Mereka menjaga posisi dengan jarak tidak kurang dari enam poin di paruh kedua.
Thunder tampil jauh lebih efektif secara kolektif. Shai Gilgeous-Alexander menunjukkan statusnya sebagai MVP NBA 2026 dengan 32 poin dan 9 asis. Didukung oleh Alex Caruso dari bangku cadangan dengan 22 poin. Serta Chet Holmgren dobel-dobel 16 poin dan 11 rebound.
Johnson juga menyoroti banyaknya foul yang tidak perlu. Spurs dianggap terlalu emosional dan kehilangan organisasi permainan ketika Thunder mulai menemukan momentum. Situasi itu membuat Oklahoma City lebih nyaman menyerang paint area sekaligus mendapatkan banyak hadiah hingga mencapai 33/38 tembakan gratis.
Baca juga: Jelang Gim 6, Semua Mata Tertuju Pada Wembanyama
Sementara Spurs terlalu bergantung pada Wemby. Ketika Defensive Player of the Year 2026 sedang kesulitan, pemain lainnya seperti De’Aaron Fox gagal memberikan kontribusi yang maksimal. Fox hanya mendulang 9 poin selama 32 menit.
Sebenarnya ada Julian Champagnie dengan 22 poin dan 8 rebound serta Stephon Castle dengn 24 poin dari 7/11 tembakan. Tetapi kontribusi itu belum cukup untuk mengimbangi kedalaman skuad Thunder.
“Saya rasa itu sedikit dari masalah sebenarnya. Kami tidak cukup menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk meraih poin dalam setiap pengusaan bola. Untuk mengalahkan tim sekaliber Thunder di kandang dengan pertaruhan sebesar ini, kami harus jauh lebih baik,” lanjut Johnson.
Kini Spurs menghadapi pertandingan hidup-mati di Gim 6 yang berlangsung pada Kamis (27/5) di San Antonio. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah Thunder yang terlihat lebih tenang, lebih disiplin, dan lebih siap menghadapi tekanan playoff. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502