Giannis Antetokounmpo kembali. MVP NBA dua kali itu bermain lagi setelah absen selama lima minggu. Tapi kehadiran Giannis tidak menghindarkan kekalahan Milwaukee Bucks dari Boston Celtics 81-108 di Fiserv Forum pada Senin (2/3).
Terlepas dari kekalahan itu, Giannis senang bisa tampil lagi. Penampilannya memang terbatas setelah cedera. Ia juga menyoroti performanya yang tidak maksimal selama pertandingan.
Dalam gim pertamanya setelah cedera itu, Giannis mencetak dobel-dobel 19 poin dan 11 rebound. Ia bermain kurang dari 30 menit dengan perolehan 7 tembakan dari 18 percobaan yang setara dengan 39 persen.
Baca juga: Giannis Kembali Tetapi Bucks Dihancurkan oleh Celtics
“Tidak masalah apakah saya bermain 18, 20, 22 menit, atau berapa pun. Saya hanya senang berada di lapangan. Saya tidak bermain baik malam ini. Saya hanya senang bisa tampil dan bisa membantu rekan setim dengan cara apapun serta melakukan apa yang saya sukai yaitu bermain basket,” kata Giannis.
Bucks tidak berkutik di hadapan Celtics. Bucks memberikan perlawanan dalam lima menit pertama. Celtics melenggang dan tak terkejar di sisa pertandingan. Celtics menang telak melalui 41/95 tembakan dan menghajar Bucks melalui 20 tripoin.
Menepi selama lima minggu menjadi yang terlama dalam karier Giannis. Sebelum absen pada Januari, Giannis juga melewatkan tiga minggu pada bulan Desember karena masalah yang sama.
Baca juga: Giannis Antetokounmpo Tegaskan Kesetiaannya Pada Milwaukee Bucks
Giannis mengalami cedera betis kanan sejak 26 Januari 2026. Ia melewatkan 15 pertandingan. Giannis telah menepi total 28 pertandingan pada musim ini. Pemain asal Yunani itu tidak lagi memenuhi syarat minimal bermain 65 gim untuk menjadi MVP.
Giannis menyadari bahwa cedera berulang telah mempengaruhi performa Bucks pada musim ini. Bucks mencatat rekor 8-7 tanpa Giannis. Lebih baik dari rekor 3-11 saat absen sebelumnya.
“Saya hanya keras kepala. Banyak orang pintar di sekeliling saya, yang memberi tahu apa yang harus dilakukan. Pada pada akhirnya saya mendengarkan intuisi saya. Terkadang itu cerdas, terkadang tidak,” tuturnya.
Giannis sudah terbiasa kembali lebih cepat dari jadwal pemulihan cedera. Ia mengira mampu melakukan hal yang sama. Tapi kini ia harus lebih bijak karena juga akan berpengaruh pada timnya.
“Hal-hal yang dulu bisa saya lakukan, mungkin sekarang tidak bisa lagi. Saya harus lebih cerdas. Saya memang belum tua tapi tidak menua. Ketika mengalami banyak cedera jaringan lunak, itu sulit. Saya merasa bermain dalam kondisi yang kurang optimal sepanjang tahun,” imbuh Giannis.
Bucks (26-34) terjatuh ke papan bawah. Tim asuhan Doc Rivers itu kalah dalam tiga gim beruntun. Bucks menempati posisi ke-11 Wilayah Timur. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502