Cleveland Cavaliers mendatangkan James Harden dalam bursa transfer tengah musim. Sejauh ini Harden memberikan dampak yang signifikan dengan rekor 6-3 setelah pindah dari Los Angeles Clippers.
Untuk mendapatkan Harden, Cavaliers mengirimkan Darius Garland dan satu hak pilih ronde kedua ke Clippers. Cavaliers menjadi tim keenam Harden yang saat ini menjalani musim ke-17 di NBA.
Dalam wawancara dengan ESPN, pelatih Cavaliers Kenny Atkinson menyebut tugasnya menjadi lebih mudah sejak kehadiran Harden. Selain itu, Atkinson juga membandingkan cara Harden dengan LeBron James terkait cara menyukseskan tim.
Baca juga: Pistons Kalahkan Cavaliers Dalam Laga Yang Berlangsung Lebih Dari Tiga Jam
“Kecerdasan yang luar biasa. Kemampuan mengoper yang hebat. Menurut saya, Harden adalah salah satu pengambil keputusan terbaik sepanjang masa. Dia selalu membuat keputusan yang tepat,” kata Atkinson.
Harden telah bermain tujuh gim dengan Cavaliers. MVP NBA 2018 itu mencetak rata-rata 18,9 poin, 5,7 rebound, dan 8,0 asis per gim bersama Cavaliers. Harden memiliki rata-rata 24,5 poin pada musim ini.
“Harden berada di level LeBron. Level di mana dia bisa mencetak 40 poin atau 20 asis. Jadi Harden dan Donovan Mitchell sudah menyatu. Juga dengan Jarrett Allen. Sekarang kami punya Evan Mobley kembali. Saya tidak heran transisinya berjalan cukup lancar,” lanjut Atkinson.
Baca juga: James Harden Menepi Karena Cedera Ibu Jari
LeBron sendiri membawa Cavaliers meraih kejayaan dengan mempersembahkan gelar pada 2016. Kini Cavaliers memulai era baru di bawah Mitchell dan kehadiran Harden membuat Cavaliers semakin percaya diri menjadi penantang gelar.
Sayangnya, Harden menepi dalam dua gim terakhir. Ia mengalami cedera ibu jari yang membuatnya harus absen beberapa pertandingan. Belum diketahui kapan Harden akan kembali. Saat Harden tidak bermain, Cavaliers tumbang dari Milwaukee Bucks dan Detroit Pistons.
Cavaliers (37-24) berada di posisi keempat Wilayah Timur. Terlepas dari kekalahan dalam dua gim terakhir, Cavaliers bersiap menyalip New York Knicks (38-22). Jarak Cavaliers juga tidak jauh dari Boston Celtics (39-20) yang berada di posisi kedua.
Sementara Detroit Pistons (44-14) kokoh di puncak. Hari ini Cavaliers nyaris menghadang Pistons dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga jam. Pistons lebih unggul 122-119 dalam babak perpanjangan waktu (overtime). (rag)
Foto: Nick Cammett/AFP





0822 3356 3502