IBL

Juara bertahan tumbang lagi. Kesatria Bengawan Solo menghantam Dewa United 95-84. Hasil pertandingan di Sritex Arena ini sekaligus menjadi kekalahan kedua Dewa United sejak juara IBL 2025.

Kesatria memimpin dari awal pertandingan. Tidak ada perubahan kedudukan maupun skor imbang. Dewa United kesulitan menembus Kesatria yang mampu mencetak 36/77 tembakan. Ditambah 10 tripoin dengan akurasi mencapai 37 persen.

Kesatria sempat melesat 19 poin di kuarter pertama. Mereka menjaga margin dengan setidaknya unggul lima poin di tiga kuarter berikutnya. Dewa United kehabisan tenaga di kuarter keempat yang hanya memperoleh 17 poin.

Baca juga: Lepas dari Tekanan Hangtuah, Satria Muda Jaga Kemenangan di Bandung Arena

Kesatria meraup 48 poin dari paint area yang menjadi separuh dari poin mereka di gim ini. Terbanyak datang dari Rashad Vaughn yang membukukan 30 poin, 6 rebound, dan 6 asis. Vaughn tampil selama 35 menit dengan 12/25 tembakan.

Kentrell Barkley menyumbang 25 poin dan 21 rebound. Rebound terbanyak berikutnya berasal dari Deon Thompson dengan 19 rebound dan 9 poin. Avan Seputra mengumpulkan 14 poin. Separuh dari 10 tembakan Avan tepat sasaran.

Baca juga: IBL Tembakan Darius Motten Menjaga Rekor Kemenangan Pelita Jaya

Tidak ada Joshua Ibarra dalam susunan pemain Dewa United. Terlepas dari hal itu, lima pemain Dewa United mencetak dobel digit poin. Donell Cooper II hampir tripel-dobel 19 poin, 13 asis, dan 9 rebound.

Dio Tirta Saputra bermain selama 27 menit dengan menghasilkan 19 poin dan 5 rebound dari 7/19 tembakan. Rio Disi berkontribusi melalui 16 poin. Ia hanya melewatkan dua dari 9 tembakan. Disusul Patrick Nikolas dengan 11 poin dari 5/8 tembakan. Kemudian Erick Ibrahim Junior melalui 10 poin, 8 rebound, dan 3 asis.

Setelah mengalami rentetan hasil buruk di awal musim, Kesatria (3-6) menjaga tren positif di tiga gim terakhir. Sementara itu, Dewa United (5-2) menerima kekalahan lainnya di pembukaan musim melawan Pelita Jaya. (rag)

Foto: IBL

Komentar