IBL

Kevin Huerter mencetak tembakan tripoin tepat sebelum bel berbunyi, membawa Chicago Bulls mengalahkan Boston Celtics, 114-111, sebelum memensiunkan nomor punggung Derrick Rose pada Sabtu malam (24/1) waktu AS. Kemenangan ini membuat upacara penghormatan untuk Rose terasa makin istimewa.

Bulls memberikan banyak alasan bagi para penggemarnya untuk bersorak sebelum mereka menghormati pemain asal South Side dan mantan MVP tersebut dengan meraih kemenangan tipis atas tim peringkat kedua Wilayah Timur, meskipun Jaylen Brown mencetak 33 poin untuk Boston.

Chicago unggul 111-109 ketika White gagal mencetak poin dari layup dan Smith gagal memasukkan bola rebound dengan 20 detik tersisa. Brown mendapatkan rebound dan melakukan layup untuk menyamakan kedudukan dengan 14 detik tersisa.

Bulls meminta time-out dan mengoper bola ke Huerter, yang berhasil mencetak tembakan tripoin dari sudut lapangan kurang dari satu detik sebelum waktu habis. Sebelum laga ini, Huerter tiba di United Center mengenakan jersei nomor 1 sebagai penghormatan kepada Rose.

Coby White mencetak 22 poin dan memasukkan 5 dari 21 tembakan tripoin Chicago, membantu Bulls meraih kemenangan keempat berturut-turut. Nikola Vucevic mencetak 16 poin untuk Chicago, dan Smith serta Matas Buzelis masing-masing menambahkan 14 poin. Sementara itu, Anfernee Simmons mencetak 21 poin untuk Boston. Derrick White menambahkan 15 poin, 7 rebound, dan 7 asis.

Rose mencapai posisi istimewa setelah pertandingan ketika Bulls mengabadikan nomor punggung 1 miliknya di langit-langit arena, menempatkan pemain asal Chicago itu sejajar dengan Michael Jordan, Scottie Pippen, Jerry Sloan, dan Bob Love sebagai satu-satunya pemain yang nomor punggungnya dipensiunkan oleh tim tersebut. (tor)

Foto: Inquirer Sports

Komentar