Setelah kekalahan telak dari Kings, kepala pelatih Rockets Ime Udoka harus mengakui kekurangan timnya sambil memuji Sacramento. Kekalahan 111-98 dari Kings pada Minggu malam (11/1) waktu AS, merupakan kekalahan yang sangat disayangkan bagi Ime Udoka dan Rockets. Usai mencatatkan kekalahan beruntun pertama mereka (tiga kekalahan berturut-turut) di musim 2025-2026, Rockets berada dalam posisi yang tidak biasa.

"Tim yang lebih tangguh, lebih fisik," kata Udoka memuji Sacramento. "Bukan hanya di kuarter keempat; tetapi sepanjang pertandingan. 31 poin dari kesempatan kedua, dua center rookie dengan lima poin dan delapan rebound ofensif. Itu menceritakan keseluruhan jalannya pertandingan."

Ia juga membahas kesulitan tim dalam mencetak poin dari tembakan tripoin belakangan ini. Sambil mencatat bahwa Rockets hanya berhasil mencetak 7 dari 30 tembakan dari luar garis busur.

"Sepertinya ada sedikit kurangnya kepercayaan diri dan kesulitan mendapatkan peluang tembakan terbuka, tetapi lebih dari itu. Ini tentang usaha, semangat, energi, semuanya. Terlepas dari itu, tembakan masuk atau meleset, itu akan terjadi. Jika Anda tidak bermain dengan ketangguhan dan daya saing seperti yang mereka tunjukkan, itulah yang akan terjadi," imbuhnya.

Tanggapan Ime Udoka cukup lugas, secara efektif menyoroti buruknya performa Rockets. Mengingat Kings (9-30) kini telah mengalahkan Rockets dua kali musim ini, bahkan secara berturut-turut. 

DeMar DeRozan mencetak 22 poin dan menjadi pemain ke-23 dalam sejarah NBA yang mencapai 26.000 poin. DeRozan mencapai tonggak sejarah tersebut pada kuarter kedua.

Zach LaVine menambahkan 18 poin, Russell Westbrook mencetak 15 poin, 10 asis, dan 6 rebound, dan Malik Monk juga mencetak 15 poin dalam kemenangan pertama Kings tahun ini. Mereka memiliki rekor 9-30.

Amen Thompson mencetak 31 poin dan 13 rebound untuk Houston. Kevin Durant menambahkan 23 poin, dan Alperen Sengun mencetak 19 poin dan 9 rebound. Rockets telah kalah empat dari lima pertandingan terakhir sehingga rekor mereka menjadi 22-14. (tor)

Foto: Reuters

Komentar