Pemain Orlando Magic, Jalen Suggs, membuat pilihan mode yang tidak biasa dengan mengenakan ikat kepala di lehernya sebelum pertandingan. Ini adalah penghormatan kepada gaya American Football-nya dari masa SMA. Karena ia adalah seorang quarterback andalan yang menerima tawaran beasiswa dari tim kuat SEC, Georgia, sebelum memilih jalur bola basket di Gonzaga. Tapi gaya tersebut malah mendapatkan peringatan dari NBA.
Siaran pers Magic pada hari Jumat (3/1) waktu AS, mengungkapkan bahwa Suggs telah dilarang menata ikat kepalanya seperti yang selama ini ia lakukan. Hal ini mengingatkan kembali pada saat NBA melarang pemain mengenakan ikat kepala ganda setelah Tim Thomas sempat mencoba mempopulerkan tren tersebut saat bermain untuk Milwaukee Bucks pada tahun 2002.
Pemain berusia 24 tahun ini memiliki kebiasaan memulai pertandingan dengan pita kain melingkari lehernya, bukan di dahinya. Suggs, rekrutan American Football peringkat No. 2 di negara bagian Minnesota pada tahun 2020, mengatakan kepada wartawan bahwa kebiasaan itu dimulai di lapangan sepak bola Amerika.
"Sebenarnya, ini berawal dari gaya berpakaian dalam sepak bola, dari situlah asalnya," kata Suggs. "Entahlah, memang tidak ada banyak hal lain yang perlu dijelaskan. Saya memakainya di leher, dan begitu saya masuk ke dalam permainan, ke dalam alur permainan, saya memakainya di kepala, dan kami bermain."
Perlu dicatat bahwa Suggs tidak pernah mengenakan ikat kepala di lehernya sepanjang pertandingan. Dia akan bermain beberapa menit pertama dengan ikat kepala di sana sebelum memindahkannya ke posisi standar di dahinya.
Suggs bukanlah pemain pertama yang gaya ikat kepalanya dilarang oleh NBA. Pada tahun 2019, liga melarang ikat kepala "gaya ninja" karena alasan keamanan. Bintang-bintang seperti Jimmy Butler dan De'Aaron Fox mempopulerkan ikat kepala yang diikatkan secara manual di kepala para pemain. Menurut juru bicara NBA, Mike Bass, tren fesyen tersebut belum melewati proses persetujuan liga.
"Ketika beberapa pemain mulai mengenakannya musim lalu, kami tidak ingin menimbulkan gangguan dengan campur tangan di tengah musim," kata Bass kepada ESPN. "Kami memberi tahu tim kami pada bulan Mei bahwa itu tidak akan menjadi bagian dari seragam musim ini."

Sebelumnya, mantan pemain Boston Celtics, Rajon Rondo, mengenakan ikat kepala berlogo NBA miliknya secara terbalik. Namun, liga melarang praktik tersebut pada tahun 2010, karena dianggap tidak menghormati logo tersebut.
Sementara itu, Suggs dikabarkan mengalami cedera MCL tingkat 1 di lutut kanannya saat kekalahan melawan Chicago Bulls pada hari Jumat. Menurut Magic, perkiraan waktu kembalinya akan bergantung pada responsnya terhadap pengobatan.Â
Suggs telah berjuang melawan cedera sepanjang kariernya selama lima tahun di NBA dan baru saja menjalani dua pertandingan setelah kembali bermain usai mengalami memar di pinggul kiri yang membuatnya absen selama tujuh pertandingan. (tor)
Foto: GQ





0822 3356 3502