IBL

ADRIAN DARMIKA
Chemistry, Kambing Hitam Andalan Dalam Setiap Kegagalan Prestasi
Sering kita mendengar istilah chemistry dalam sebuah permainan olahraga beregu. Bahkan, chemistry sering disebut-sebut sebagai salah satu faktor penting untuk s...
Tiga Pemain yang Haram untuk Dibenci
Setelah “The Last Dance” mengudara, saya justru melihat banyak ujaran kebencian yang keluar di berbagai media sosial. Ada yang benci Jerry Krause (y...
5 Signature Move yang Tak Bisa Dihentikan Sepanjang Masa
Sejak basket pertama kali dirancang oleh James Naismith pada 1891, banyak perubahan sudah terjadi. Mulai dari segi aturan permainan, pemain, hingga gaya bermain...
Michael Jordan dan Nike, Pertemuan Setengah Hati yang Berujung Dominasi
“Nike mengharapkan bisa mendapatkan AS$3 juta dari lini Air Jordan dalam empat tahun ke depan. Di tahun pertama, kami sudah berhasil meraup AS$126 juta.&r...
Basket di Balik Roda Industri Manufaktur (Renungan Hari Buruh Internasional)
Hari Buruh Internasional di peringati setiap 1 Mei. Dalam prosesnya, beberapa negara memang memperingati hari ini dengan sangat spesial. Seperti di Indonesia, H...
"Jordan Rules" dan Keampuhannya Menghentikan Michael Jordan
Dalam episode 3 dan 4 “The Last Dance” yang baru mengudara Senin, 27 April 2020, waktu Indonesia, Detroit Pistons menjadi salah satu pokok pembahasa...
Ben Simmons di Tengah Tuntutan Menembak Tripoin
Nama Ben Simmons sebagai salah satu bintang muda calon wajah baru NBA di masa mendatang tak perlu diragukan lagi. Dua kali penampilan All Star dan gelar Rookie...
Perjalanan Kontrak Murah Scottie Pippen (The Last Dance - Episode 2)
Film dokumenter tentang perjalanan Michael Jordan dan Chicago Bulls di musim 1997-1998,”The Last Dance” masih terus menjadi perbincangan. Banyaknya kisah-kisah di “dapur” salah satu tim terbaik yang pernah ada cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Bulls pada tahun tersebut terlihat cukup perkasa dan solid.