IBL

83 Poin
83 Poin Yang Mengubah Pola Pikir Bam Adebayo
Tidak ada yang menyangka Bam Adebayo akan menjadi orang yang melampaui Kobe Bryant sebagai pencetak poin terbanyak kedua dalam satu pertandingan, dan jika mengingat kembali, hal itu masih sangat berarti bagi dirinya. Adebayo bahkan mengatakan dia tidak akan menukar penampilan gemilangnya dengan mencetak 83 poin untuk penghargaan Pemain Bertahan Terbaik (DPOY).
Penampilan 83 Poin Jadi Perdebatan, Green Bela Adebayo
Bam Adebayo mencetak sejarah NBA awal pekan ini setelah mencetak 83 poin untuk Miami Heat, rekor skor tertinggi kedua dalam sejarah liga. Penampilan bersejarah itu dengan cepat memicu perdebatan di seluruh dunia bola basket. Beberapa kritikus mempertanyakan cara poin dicetak, menunjuk pada 43 percobaan tembakan gratis Adebayo dan momen-momen di akhir pertandingan ketika Miami sengaja melakukan pelanggaran untuk menciptakan lebih banyak penguasaan bola.
Bam Adebayo Tak Percaya Bisa Masuk Buku Rekor NBA
Bam Adebayo mencetak rekor sepanjang masa pada hari Selasa (10/3), dengan total poin yang hanya kalah dari Wilt Chamberlain dalam catatan rekor NBA. Adebayo mencetak 83 poin, memecahkan rekor liga untuk tembakan gratis yang berhasil dan yang dicoba dalam satu pertandingan untuk Miami Heat dalam kemenangan 150-129 atas Washington Wizards.
Bam Adebayo Pakai Sepatu Air Jordan 4028 di Malam Bersejarah
Bintang Miami Heat, Bam Adebayo, mencetak 83 poin yang menakjubkan dan melampaui mendiang Kobe Bryant, dalam daftar pencetak poin terbanyak dalam satu pertandingan NBA. Yang membantunya mencapai statistik fantastis ini dan mengukuhkan tempatnya dalam buku sejarah adalah sepasang sepatu Air Jordan 4028.
83 Poin! Bam Adebayo Melampaui Mendiang Kobe Bryant
Bam Adebayo mencetak total poin tertinggi kedua dalam satu pertandingan dalam sejarah NBA, dengan mencetak 83 poin saat tim tuan rumah Miami Heat mengalahkan Washington Wizards 150-129 pada Selasa malam (10/3) waktu AS. Adebayo sekarang berada di urutan kedua setelah Wilt Chamberlain yang mencetak 100 poin pada tahun 1962.