TIMNAS

Kyrie Irving masih tidak percaya. Setelah laga ketujuh Final NBA 2016 usai dan Cleveland Cavaliers keluar sebagai juara, Irving masih dalam kewaspadaan seolah pertandingan masih berlangsung. Kyrie bahkan masih sempat berkhayal akankah ada Game 8?

Game 7 Final NBA kemarin memang menyajikan laga yang luar biasa. Bagi mereka yang suka ketegangan, Game 8 memang sangat diharapkan. Walau tentu saja mustahil. Yang paling bisa diharapkan walau pun juga tak mungkin adalah, bisakah musim 2016-2017 dipercepat datangnya menjadi besok atau minggu depan? Well, tentu pula mustahil.

Setelah final yang begitu dramatis kemarin berakhir, sebuah pertanyaan menggelitik muncul. Mungkinkah Golden State Warriors kontra Cleveland Cavaliers kembali terulang musim depan?

Jika benar-benar terjadi, itu bakal menjadi sejarah baru. Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah NBA dua tim bertemu tiga kali berturut-turut di final NBA.

Melihat kekuatan yang dimiliki kedua tim, bukan tidak mungkin hal tersebut terwujud. Warriors musim depan masih akan diperkuat dua kali MVP NBA Stephen Curry. Point guard 28 tahun itu juga belum akan kehilangan rekan-rekan utamanya. Shooting guard Klay Thompson dan power forward Draymond Green masih akan menemani.

Apalagi, melonjaknya salary cap NBA musim depan diprediksi para pengamat membuat bursa free agent di offseason sedikit lesu. Klub-klub berpikir ulang mengutak-atik roster. Salary cap NBA kini melonjak menjadi USD 94 juta (Rp 1,24 triliun). Padahal musim ini masih senilai USD 70 juta (Rp 928 miliar).      

Jika benar tidak ada perpindahan yang cukup penting, komposisi Warriors sepertinya masih cukup membuat mereka kembali digdaya di wilayah barat. Cavaliers sendiri setali tiga uang. Asalkan LeBron James masih berjersey Cavaliers, menguasai wilayah timur bukan perkara yang sulit-sulit amat bagi mereka.

Yang perlu diperhatikan manajemen masing-masing tim justru di barisan pelatih. Head coach Warriors, Steve Kerr fix akan ditinggal asistennya, Luke Walton. Walton resmi memulai karier sebagai head coach di Los Angeles Lakers musim depan. Tentu Kerr musim depan butuh pendamping baru.

Di lain sisi, head coach Cavaliers Tyronn Lue sampai saat ini belum diikat untuk kontrak musim depan. Itu terkait dengan posisinya yang menggantikan David Blatt di tengah kompetisi musim ini pada Januari kemarin.

Sementara itu, Warriors bisa menjadi kunci pergeseran pemain besar-besaran di bursa free agent pada offseason ini. Itu terkait isu yang mengatakan mereka punya wacana mendatangkan MVP NBA 2014 Kevin Durant dari Oklahoma City Thunder.

Jika benar terjadi, ini bisa menjadi lecutan tim-tim lain juga melakukan beberapa perubahan kompisisi roster. Semua demi menatap NBA musim 2016-2017 yang akan dimulai 25 Oktober mendatang agar lebih menarik.

Jadi, mungkinkah Warriors kembali bertemu Cavaliers di Final NBA 2017 nanti? Mari berharap begitu.

Foto: NBA

Komentar