Paul George seperti menemukan alasan dirinya kembali mencintai basket usai bergabung dengan Boston Celtics. Setelah bertahun-tahun berpindah tim, George kini punya keinginan yang lebih besar. Ia berharap Celtics menjadi rumah terakhirnya sebelum gantung sepatu.
George mengungkapkan perasaannya dalam wawancara dengan Gary Washburn dari The Boston Globe yang dirilis pada Minggu (18/10) waktu setempat. Ia merasa lingkungan baru di Boston memberinya energi berbeda untuk menjalani musim NBA 2026-2027.
“Mereka membangkitkan kembali sesuatu dalam diri saya yang, sejujurnya, sudah lama terpendam yaitu semangat yang berbeda. Saya kembali merasakan kecintaan terhadap basket. Semuanya seolah berjalan selaras pada waktu yang tepat bagi saya di sini,” ucapnya.
Baca juga: LeBron James Debut di Kandang Philadelphia, Tapi Celtics Lebih Tangguh
Pemain 36 tahun itu datang ke Boston melalui pertukaran yang melibatkan Jaylen Brown yang kini pindah ke Philadelphia 76ers. Transaksi itu menjadi perubahan besar dalam komposisi Celtics menghadapi musim baru.
Meski memiliki rekam jejak sebagai sembilan kali NBA All-Star, George belum pernah tampil di Final NBA. Kesempatan bersama Celtics pun menjadi peluang penting untuk mengejar gelar juara sekaligus menemukan stabilitas pada fase akhir kariernya.
Celtics sendiri memiliki sejarah panjang sebagai salah satu tim paling sukses di NBA dengan koleksi 18 gelar juara. Tradisi tersebut menjadi salah satu hal yang membuat George terkesan sejak bergabung dengan organisasi itu.
Baca juga: Idola dari SMA, Jayson Tatum Antusias Bermain dengan Paul George
“Semua yang ada di sini memiliki standar tinggi. Ini memberi suasana yang menyegarkan bagi saya. Saya berharap bisa tetap fit. Saya sudah sering berpindah tim. Pada tahap ini, saya ingin sekali menyebut Boston sebagai rumah,” ucap Most Improved Player 2012 itu.
Namun, harapan George untuk pensiun di Boston masih harus dibuktikan melalui performa dan konsistensi di lapangan. IA perlu menjaga kondisi fisiknya. Terutama setelah dua musim bersama Sixers diwarnai cedera dan skorsing.
George telah bermain selama 16 musim di NBA. Sebelum bergabung dengan Celtics, ia pernah membela Indiana Pacers, Oklahoma City Thunder, Los Angeles Clippers, kemudian bermain dua musim dengan Sixers.
George mencatat rata-rata karier 20,5 poin, 6,2 rebound, dan 3,7 asis per gim bersama empat tim tersebut. Ia memiliki akurasi tembakan 44 persen dan tripoin 38,4 persen saat bermain dalam 945 pertandingan selama 16 musim. (rag)
Foto: Charles Krupa/AP Photo





0822 3356 3502