Golden State Warriors memang berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan Los Angeles Lakers. Namun, kemenangan itu belum cukup membuat Steve Kerr puas. Pelatih Warriors tersebut menilai timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Warriors mengalahkan Lakers dengan skor 101-89 dalam pertandingan pramusim pada Selasa (13/10) di T-Mobile Arena, Las Vegas. Warriors sempat tertinggal hingga 20 poin sebelum bangkit pada paruh kedua dan mengamankan kemenangan.

Kerr mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Namun, ia menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan Warriors. Khususnya pada kuarter kedua ketika mereka kehilangan kendali atas pertandingan.

Baca juga: Warriors Atasi Defisit 20 Poin untuk Tumbangkan Lakers

“Saya menyukai usaha dan energi mereka. Tetapi eksekusi permainan masih kurang. Kuarter kedua dipenuhi turnover yang tidak perlu dan membuat pertandingan lepas dari kendali kami,” ujar Kerr.

Yaxel Lendeborg dan Brandin Podziemski mencatat angka tertinggi untuk Warriors dengan masing-masing 17 poin. Stephen Curry meraih 11 poin. Gui Santos 10 poin dan 5 rebound. Sedangkan Charles Bassey dengan 12 rebound dan 8 poin.

Menurut Kerr, Warriors masih harus memperbaiki sejumlah detail kecil yang dapat menentukan hasil pertandingan. Mereka juga perlu lebih efektif memanfaatkan peluang. Terutama ketika melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Perubahan terlihat setelah jeda pertandingan. Warriors yang hanya mengamankan 2 offensive rebound pada paruh pertama berhasil mencatatkan 13 offensive rebound pada paruh kedua. Peningkatan tersebut membantu Warriors membangun momentum membalikkan keadaan.

Baca juga: Stephen Curry Realistis, Warriors Tak Lagi Favorit Juara

“Kami harus mengeksekusi permainan dengan lebih baik, menyelesaikan peluang dalam transisi, dan melakukan hal-hal sederhana. Saat ini, kami masih jauh dari level yang diinginkan,” katanya.

Kritik Kerr tidak hanya tertuju pada kesalahan individu. Tetapi juga pada penerapan sistem serangan yang sedang dikembangkan Warriors. Ia menilai para pemain masih belum konsisten menempati posisi yang tepat dan melakukan pergerakan sesuai rencana.

“Kami harus lebih konsisten menempati posisi yang tepat, melakukan pergerakan yang konsisten, dan meninggalkan pola permainan acak yang biasa kami lakukan sebelumnya. Kami harus lebih terorganisasi,” ujar Coach of the Year 2016 itu.

Warriors meraih 3-2 dalam pramusim. Mereka menyisakan satu laga pramusim melawan Portland Trail Blazers (16/10). Setelah itu Warriors memulai musim reguler dengan laga tandang ke Los Angeles melawan Lakers pada 21 Oktober mendatang. (rag)

Foto: NBA

Komentar