Asosiasi Pemain NBA (NBPA) mengeluarkan pernyataan tegas yang ditujukan kepada Milwaukee Bucks. Ada laporan bahwa Bucks berniat mengistirahatkan Giannis Antetokounmpo hingga akhir musim. NBPA memberi teguran kepada Bucks karena menyiratkan upaya tanking yang merusak integritas liga.
“Kebijakan Partisipasi Pemain dirancang oleh NBA agar tim bertanggung jawab dan memastikan ketika seorang All-Star seperti Giannis Antetokounmpo sehat dan siap berlaga, dia berada di lapangan,” tulis pernyataan resmi NPBA.
Dari laporan ESPN pada pekan lalu, Giannis menolak permintaan Bucks untuk absen di sisa musim. Giannis berniat tetap kembali bermain karena percaya ia tidak mengalami cedera parah. Giannis absen sejak 16 Maret lalu dan melewatkan empat gim karena cedera hiperekstensi lutut dan memar tulang.
Baca juga: Bucks Sisa 14 Gim Musim Reguler, Giannis Absen Satu Pekan
Bucks tidak memberikan jadwal pasti kembalinya Giannis. Tetapi sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Giannis akan absen setidaknya selama satu minggu. Giannis cedera saat pertandingan melawan Indiana Pacers dan kini telah berlalu selama hampir dua minggu.
Peluang Bucks untuk bersaing ke playoff memang berat. Bucks (29-42) berada di posisi ke-12. Lebih dekat ke dasar klasemen Wilayah Timur daripada ke papan atas. Bucks masih harus mengejar Miami Heat (38-34) untuk masuk ke play-in.
Dengan peluang seperti itu, strategi “mengalah” untuk mendapat masa depan lebih baik melalui draft dirasa lebih masuk akal. Menepikan Giannis menjadi salah satu cara yang mungkin ditempuh oleh Bucks untuk kalah. Bucks menyisakan 11 pertandingan musim reguler.
Baca juga: Asosiasi Pemain NBA Menggugat Aturan Minimal Bermain 65 Gim
Giannis telah melewatkan 35 gim pada musim ini. Jumlah terbanyak dalam satu musim dalam kariernya. Bucks hanya memperoleh 12-23 tanpa MVP NBA dua kali itu. Saat Giannis bermain, Bucks meraih 17-19.
NPBA menilai dugaan Bucks untuk mengalah dengan menepikan Giannis sebagai bentuk dari upaya tanking. NBPA sendiri mendukung upaya NBA untuk menyusun kebijakan anti-tanking. Tentunya juga dengan melibatkan asosiasi pemain.
“Sayangnya, kebijakan anti-tanking hanya efektif jika ditegakkan dengan baik. Penggemar, mitra siaran, dan integritas permainan itu sendiri akan terus menderita selama kepemilikan tim tidak terkendali. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan NBA dalam penyusunan aturan baru yang mengatasi dan mencegah praktik tanking.” (rag)
Foto: Geoff Stellfox/AFP





0822 3356 3502