Bintang Houston Rockets tampaknya meragukan pernyataan di media bahwa waktu pensiun LeBron James semakin depat. Pasalnya, setelah Rockets kalah dari Los Angeles Lakers, pada Rabu malam (28/3), Durant melihat betapa kuatnya seorang LeBron, yang usianya sudah 41 tahun.
LeBron James masih memiliki kemampuan terbaiknya. Dia mencetak 30 poin pada hari Rabu, memimpin timnya meraih kemenangan 124-116 atas Houston Rockets. LeBron tak hanya membuat para penggemar dan analis NBA terkesan dengan penampilannya, yang mencakup beberapa aksi spektakuler, tapi Durant juga memuji performanya.
"Saya rasa dia bisa bermain sampai usia 45 tahun," kata KD, saat ditanya berapa lama lagi LeBron akan bermain di NBA. "Saya rasa dia tidak akan bertahan selama itu, tetapi saya pikir dia bisa bermain selama empat hingga lima tahun lagi, jujur saja. Itu bukan hal yang mengejutkan lagi."
Saat ini memasuki musim ke-23, gagasan James bermain empat atau lima tahun lagi tampaknya terlalu muluk. Namun, dengan penampilan seperti Rabu malam, mungkin itu bukan hal yang mustahil.
LeBron sudah memimpin liga dalam berbagai kategori statistik karier, terutama sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa. Dia melampaui rekor Kareem Abdul-Jabbar pada tahun 2023. Dia juga memegang rekor total poin terbanyak yang digabungkan di musim reguler dan babak playoff.
"Usianya 41 tahun, tapi dia terlihat hebat di lapangan," tambah Durant. "Ketika Anda mencintai permainan ini seperti dia, Anda akan melakukan apa saja untuk tetap fokus dan berada di puncak performa. Dia sangat menginspirasi sebagai seorang manusia."
Selain mencetak poin, LeBron menduduki peringkat pertama dalam total menit bermain, jumlah tembakan yang berhasil, jumlah tembakan yang dicoba, dan beberapa penghargaan lain yang kurang menonjol. Dia juga mencapai salah satu tujuannya dengan bermain bersama putranya, Bronny James, yang sebelumnya telah ia sebutkan sebagai sebuah cita-cita dalam kariernya. Kemenangan lagi di usianya saat ini akan semakin membedakannya dari legenda-legenda masa lalu.
Hal lain yang bisa dipertimbangkan LeBron di sisa musimnya adalah membimbing pemain-pemain muda. Manajemen tim memasangkan pemain veteran ini dengan superstar muda seperti Luka Doncic, dan ia bisa membantu putranya, Bronny, menjadi pemain NBA yang lebih matang. Putra kedua LeBron, Bryce, juga hanya beberapa tahun lagi akan memenuhi syarat untuk bermain di liga, yang bisa menjadi tujuan lainnya.
Menebak kapan LeBron akan mengakhiri kariernya hanyalah spekulasi belaka. Kemungkinan besar dia sendiri tidak memiliki jawabannya. Ia terus mengembangkan gaya bermainnya seiring bertambahnya usia, dan malam-malam besar seperti hari Rabu menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan atletik untuk bermain seperti salah satu yang terbaik.
Faktor lain juga akan berperan, seperti apakah ia terus menjaga kesehatannya dan apakah aspirasi lain di luar bola basket menjadi lebih penting. Pada akhirnya, LeBron mengendalikan jalan hidupnya sendiri, dan kita akan menikmati perjalanan ini selama masih berlangsung. (tor)
Foto: newsweek.com





0822 3356 3502