Miami Heat dan Chicago Bulls memiliki jadwal yang pada di akhir bulan. Ini tidak lepas dari penundaan pertandingan yang awalnya berlangsung pada 8 Januari lalu atau 9 Januari waktu Indonesia. Tapi ditunda karena masalah pada lapangan.

Penundaan itu dilakukan karena lapangan di United Center, Chicago licin. Sebelum keputusan tersebut diambil, penyelenggara menunda pertandingan selama hampir dua jam. Saat itu suhu Chicago lebih hangat dari biasanya. Sekitar 10-an derajat Celcius. Serta kelembaban dan hujan yang signifikan dengan peringatan banjir di seluruh wilayah.

Bukan hanya cuaca yang menjadi penyebab utamanya. Pertandingan hoki antara Chicago Blackhawks vs St. Louis Blues digelar malam sebelumnya. Faktor-faktor itulah yang membuat lapangan terlihat basah di beberapa titik. Meski beberapa staf berupaya mengeringkan lapangan, tapi lapangan dinilai tidak layak pakai.

Baca juga: Laga Bulls Kontra Heat Ditunda Karena Lapangan Lembab

NBA hari ini telah merilis jadwal pertandingan terbaru untuk Heat vs Bulls. Pertandingan 8 Januari tersebut diganti menjadi 29 Januari 2025 (30 Januari waktu Indonesia) di Chicago. Perubahan itu ikut mempengaruhi pertandingan Heat vs Bulls berikutnya.

Bulls memiliki dua laga tandang beruntun di Miami pada 30 Januari dan 1 Februari waktu setempat. Dengan adanya pertandingan tunda, maka pertandingan di Kaseya Center digeser menjadi dua gim beruntun pada 31 Januari dan 1 Februari 2026.

Baca juga: Chicago Bulls Kembali Memanggil Yuki Kawamura

Bulls bermain di Indianapolis melawan Pacers pada 28 Januari. Pertandingan itu hanya sehari dari jadwal terbaru melawan Miami. Heat menjamu Orlando Magic pada hari yang sama sebelum tanding tiga gim beruntun melawan Bulls.

Setelah penundaan pertandingan di Chicago itu, kedua tim melanjutkan jadwal yang lain. Bulls mengalahkan Dallas Mavericks 1256-107 kemarin lusa. Sedangkan Heat tumbang dari Indiana Pacers 99-123 dan kalah 112-124 dari Oklahoma City Thunder 112-124.

Penundaan pertandingan NBA memang jarang. Tapi bukan berarti tidak pernah. Kejadian serupa pernah terjadi pada 2016 dalam pertandingan Sixers melawan Sacramento Kings di Philadelphia. Situasinya sama. Suhu lebih hangat, lembab, dan ada pertandingan hoki di malam sebelumnya. (rag)

Foto: Geoff Stellfox/AFP

Komentar