Oklahoma City Thunder tidak menang dalam dua gim terakhir. Tapi hal ini tidak membuat Shai Gilgeous-Alexander panik. MVP NBA 2025 itu bersikap tenang saat Thunder sedang berada di periode sulit dan sebuah tim memang tidak selalu tampil di performa terbaik.
“Perbincangan akan sangat ramai karena kami baru saja kalah. Tapi saya pernah mengalami masa-masa yang jauh lebih sulit sebagai pemain NBA. Jadi saya tidak akan bereaksi berlebihan atau apapun,” kata Shai melalui Marc Spears dari Andscape.
Thunder keok dari Charlotte Hornets 97-124 kemarin. Itu merupakan lanjutan episode buruk setelah kekalahan dari Phoenix Suns 105-108 pada 5 Januari lalu. Thunder sudah dua kali kalah beruntun pada musim ini. Sebelumnya terjadi saat menghadapi San Antonio Spurs pada 24 dan 26 Desember 2025.
Baca juga: Catatan Buruk Thunder Dibalik Kekalahan Telak dari Hornets
Meski terlihat sebagai hasil yang mengecewakan, Thunder nyatanya masih memegang status sebagai tim dengan rekor kemenangan terbaik di liga. Thunder (30-7) tak tergeser di puncak Wilayah Barat dengan diikuti oleh Spurs (25-11) dan Los Angeles Lakers (23-11).
“Namun, jelas kami perlu menjadi lebih baik. Tapi itu bukan sesuatu yang belum kami ketahui. Kami tidak menyangka akan meraih rekor 81-1 tanpa kalah dari siapa pun atau kami akan memenangkan gelar dengan tim seperti musim lalu,” kata pemain asal Kanada itu.
Shai menilai bahwa masa-masa seperti ini hanya bagian dari perjalanan yang normal dalam suatu kompetisi. Terlebih seiring dengan peningkatan standar internal dan ekspektasi bagi tim dengan status juara bertahan.
Baca juga: Refleksi Shai Gilgeous-Alexander Setelah Thunder Kalah Tiga Kali dari Spurs
“Liga, pemain, dan pelatih menjadi lebih baik. Begitu pula dengan strategi permainan. Kami tahu itu dan harus berkembang. Kami kalah karena kami tidak siap dan tidak sebaik yang kami kira. Kami menggunakan pengalaman-pengalaman seperti itu dan belajar darinya,” ungkap Shai.
Thunder menjadi juara setelah mengalahkan Indiana Pacers dalam tujuh gim di Final NBA 2025. Kemudian momentum Thunder belanjut ke NBA 2025-2026. Tim asuhan Mark Daigneault itu membuka musim dengan rekor terbaik 24-1.
Kemudian Thunder kalah lima dari 10 gim terakhirnya. Rentetan kekalahan itu mengungkap beberapa masalah yang perlu di atasi Thunder terutama eksekusi akhir dan konsistensi melawan tim-tim yang bermain keras.
Thunder akan bertemu dengan Utah Jazz (12-23) besok di Paycom Center, Oklahoma City. Jazz kalah dalam empat gim terakhir. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502