AZRUL ANANDA
BIODATA, PROFIL PENULIS
Azrul Ananda merupakan founder sekaligus Direktur Utama PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia. Ia mengenyam pendidikan di Ellinwood High School. Selama di Kansas penerima beasiswa pertukaran pelajar ini tinggal di rumah orang tua angkat yang juga bergelut di dunia jurnalistik. Lulusan California State University, Sacramento itu adalah sosok dibalik megahnya liga basket profesional National Basketball League (NBL) Indonesia dan Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia. Hingga kini, ia terus mengembangkan liga basket pelajar terbesar di Indonesia bernama Developmental Basketball League (DBL).
Sepatu Merdeka
Waktu masih kecil, keluarga saya belum punya banyak uang. Saat SD, ibu saya hanya mau membelikan sepatu harga di bawah Rp 20 ribu sepasang. Biasanya merek Kasog...
15 Tahun (DBL) Tetap Tanpa Ujung
Tulisan ini seharusnya sudah keluar beberapa hari lalu. Karena pada 4 Juli lalu, ada ulang tahun yang sangat penting. Tepatnya: Ulang tahun ke-15 DBL Indonesia....
Memutar Roda Nasib (Sacramento Kings)
Beberapa tahun lalu, dalam sebuah acara formal NBA di Tiongkok, saya bertemu dengan seseorang dari Korea. Setelah berbincang sesaat, ternyata kami berdua sama-s...
Olahraga (Industri) yang Sehat
Olahraga bisa bikin badan kita sehat. Jiwa kita juga kuat. Jadi pengurus olahraga di Indonesia mungkin bisa punya efek berbalik. Badan sakit semua. Lalu sakit j...
Catatan Azrul Ananda: Mimpi Sepatu Aza
Orang tua saya selalu mengingatkan ini: Kalau mengerjakan sesuatu, jangan terlalu dipikirkan. Yang penting terus kerja keras, nanti hasil dan yang diinginkan ak...
Sepatu untuk Anak Indonesia
Indonesia punya ratusan juta penduduk. Kenapa sulit menemukan atlet hebat? Dari dulu saya percaya kalau kuncinya adalah tingkat partisipasi. Tapi, di Indonesia,...
Buat Apa Pekan Olahraga?
Mungkin ada beberapa yang belum tahu kalau sebentar lagi Pekan Olahraga Nasional (PON) kesekian akan diselenggarakan di Jawa Barat. Menurut saya seperti ini.Tah...
Keping Kecil Sejarah Kelahiran DBL
Awal Ramadan ini, saya sudah pulang kampung duluan. Ke pedalaman/pedesaan Amerika Serikat. Saya tidak bercanda.***Entah kampung saya itu di mana. Lahir di Samar...