Menjelang malam pembukaan NBA 2026-2027 pada Selasa, waktu AS, mendatang, berbagai cerita seputar liga pun bermunculan. Salah satu cerita yang paling menarik adalah rumor tentang keretakan hubungan antara mantan rekan satu tim Boston Celtics, Jayson Tatum dan Jaylen Brown. Isu "perang dingin" antara Jayson dan Brown terus "digoreng" oleh awak media, yang tampaknya kini semakin memburuk.

Dalam pertandingan hari Jumat, Celtics bermain tanpa pemain utama mereka termasuk Tatum. Sementara Brown mencetak 20 poin, meraih 8 rebound, dan memberikan 3 asis serta melakukan 1 steal dan 2 blok untuk Philadelphia 76ers yang kalah dengan skor 125-120. 

Setelah sebuah klip viral yang menunjukkan Brown dan Tatum tidak berinteraksi selama pemanasan, pembawa acara NBA Today, Malika Andrews, menceritakan kembali pertanyaannya kepada Brown selama hari media Philadelphia 76ers apakah dia sudah berbicara dengan Tatum sejak kepergiannya dari Boston Celtics.

"Saya berada di Philadelphia untuk acara media day. Saya bertanya kepada Jaylen Brown apakah dia sudah berbicara dengan Jayson Tatum sejak kepergiannya, dan dia agak ragu-ragu, tetapi intinya adalah: 'Tidak, tidak terlalu. Saya pergi ke jalan saya sendiri dan dia pergi ke jalannya sendiri.'"

Drama ini bermula secara terbuka pada Juli 2026 selama kamp bola basket remaja Jayson Tatum. Tatum mengunggah video di Instagram yang menyatakan, "Berada di dekat seseorang yang merasa tahu segalanya, saya tidak ingin berada di dekat orang itu. Saya tidak ingin menjadi orang terpintar di ruangan itu. Saya ingin belajar dari orang lain."

Selama siaran langsung, Brown menanggapi narasi bahwa ia bersikap sok tahu. Setelah mengklarifikasi bahwa itu bukanlah niatnya, ia membalas dengan sindiran halus. 

"Standar kecerdasan dalam olahraga profesional sebenarnya tidak berada pada level elit," katanya.

Media massa menafsirkan hal ini sebagai Brown yang membalikkan sudut pandang terhadap Tatum, menyiratkan bahwa menonjol secara intelektual di NBA bukanlah hal yang sulit.

Pada pertengahan Oktober 2026 juga, sebuah video muncul yang memperlihatkan Brown berbicara dengan rapper Lil Baby, di mana ia secara terang-terangan menyindir penghargaan individu, yang secara luas dipandang sebagai sindiran terhadap statistik musim reguler Tatum, dibandingkan dengan kesuksesan Brown di babak playoff.

Komentar itu menyoroti gesekan mendasar mengenai siapa yang pantas mendapatkan pujian atas kesuksesan Celtics, terutama setelah Brown memenangkan penghargaan MVP ECF dan Final mengalahkan Tatum. 

"Saya tidak bermain untuk memenangkan penghargaan apa pun. Mereka memberi saya MVP, mereka memberi saya dua MVP (MVP Final Konferensi Timur 2024, MVP Final 2024), ngomong-ngomong. Ketika saya menang, saya tidak pernah mengharapkannya, saya tidak peduli tentang itu. Bahkan setelah itu, saya memberi tahu semua orang bahwa 'itu jauh lebih berarti bagi sebagian orang daripada bagi saya,'" kata Brown.

"Jadi ketika saya menang, Anda bisa melihat di wajah saya bahwa saya terkejut," lanjutnya. "Karena reaksi saya tidak akan berubah meskipun orang lain yang menang. Tapi itu tidak selalu terjadi, ketika situasinya terbalik. Jadi, mendapatkan penghargaan itu, dan penghargaan itu dinamai Bill Russell, Bill Russell Finals MVP, dan Bill Russell adalah seseorang yang tinggal di Boston yang menghadapi banyak omong kosong saat berada di sini. Dia selalu membela apa yang dia yakini dan orang-orang memperlakukannya dengan buruk."

Rumor tentang perseteruan dan saling sindir antara keduanya telah mencapai puncaknya setelah kepindahan Brown yang mengejutkan dari Celtics ke rival divisi, 76ers. Sejak kepindahan itu, semakin jelas bahwa kedua mantan rekan satu tim tersebut tidak terlalu menyukai satu sama lain. 

Pertemuan potensial pertama antara mantan rekan satu tim ini di musim reguler akan berlangsung pada 10 November 2026, ketika Celtics bertandang ke Philadelphia untuk bermain melawan 76ers. (tor)

Foto: nypost.com

Komentar