Jaylen Brown masih menyimpan keinginan untuk kembali membela Timnas Amerika Serikat. Namun, bintang Philadelphia 76ers itu merasa peluangnya untuk mengenakan seragam Team USA di panggung internasional sangat kecil.

Brown mengungkapkan pandangannya dalam sebuah siaran langsung Twitch baru-baru ini. Ia mengaku mendapat kehormatan besar ketika bisa mewakili negara. Tetapi tidak yakin kesempatan serupa akan datang untuk kedua kalinya.

“Saya pernah merasakan pengalaman itu dan kami kalah di Piala Dunia FIBA. Setelah itu, saya ingin mendapatkan pengalaman itu lagi tapi tidak akan terjadi. Entah, menurut saya, karena alasan lain, saya tidak akan bisa bermain untuk Timnas AS,” ujar Brown.

Baca juga: Jaylen Brown Samakan Celtics dengan Mantan Pacar

Brown tidak menjelaskan secara terperinci alasan yang membuatnya pesimistis. Namun, ia pernah mempertanyakan proses pemilihan pemain Timnas AS untuk Olimpiade Paris 2024. Brown tidak masuk skuad tersebut.

Padahal pada saat itu, Brown baru saja mengantar Boston Celtics menjadi juara NBA 2024. Terlebih ia terpilih sebagai MVP Final NBA 2024 usai mengalahkan Dallas Mavericks 4-1. Brown bermain impresif dalam perjalanan Celtics meraih gelar ke-18 waralaba tersebut.

Situasi semakin memanas saat USA Basketball memanggil rekan setim Brown, Derrick White, untuk menggantikan Kawhi Leonard. Sebelumnya sudah ada Jayson Tatum yang turut serta dalam skuad Olimpiade.

Kemudian Brown melontarkan kritik terhadap Nike. Ia menduga ada hubungan komersial dengan jenama tersebut yang mempengaruhi keputusan USA Basketball dalam memilih pemain.

Baca juga: Situasi Canggung Jaylen Brown dan Jayson Tatum

Tetapi dugaan itu belum terbukti sebagai alasan tidak terpilihnya Brown. USA Basketball menuturkan bahwa proses pemilihan pemain melalui berbagai pertimbangan. Termasuk kebutuhan tim dan kecocokan pemain.

Brown terakhir kali membela AS pada Piala Dunia FIBA 2019 di Cina. AS mengakhiri turnamen itu di peringkat ketujuh setelah gagal melaju ke semifinal. Setelah edisi itu, AS masih kehilangan julukan juara dunia hingga kini.

Meski peluangnya kembali ke Timnas AS diragukan, Brown tidak menutup kemungkinan membela negara lain apabila memenuhi persyaratan berdasarkan garis keturunan. “Bahkan, menjajaki kemungkinan itu dan memberikan dampak di tempat yang paling membutuhkan saya akan menjadi sesuatu yang keren,” imbuhnya.

Brown masih ingin merasakan pengalaman mewakili sebuah negara di kompetisi internasional. Olimpiade Los Angeles 2028 pun menjadi salah satu panggung yang mungkin ingin ia tuju meski belum yakin bisa mendapat kesempatan bersama AS. (rag)

Foto: Jesse D. Garrabrant/NBA via Getty Images

Komentar