Dewa United Banten menatap era baru. David Singleton resmi menjadi Anak Dewa setelah direkrut sebagai kepala pelatih. Coach Dave diperkenalkan pada Jumat (2/10) di Dewa United Academy, Kabupaten Tangerang.
Coach Dave menjadi pelatih AS pertama Dewa United. Sebelumnya pelatih asing yang pernah menangani Dewa United yaitu Maximiliano Seigorman (Argentina), Santiago Rimoldi (Argentina), Pablo Favarel (Argentina), dan Agusti Julbe (Spanyol).
Tim juara IBL 2025 itu melakukan perombakan besar menghadapi musim baru termasuk dalam jajaran kepelatihan. Sebelumnya Dewa United telah merekrut asisten pelatih Gustas Maskoliunas dan Andri Malay.
Baca juga: Tinggalkan Bandung, Pandu Wiguna Buka Petualangan Baru Bersama Dewa United
Coach Dave sendiri memulai lembaran baru setelah musim lalu menangani Pelita Jaya hingga ke Final IBL. Dewa United menjadi tim kelima dalam tujuh musim Coach Dave di Indonesia. Termasuk menangani Pacific Caesar dan Bima Perkasa.
Prestasi terbaik Coach Dave dengan membawa Prawira Bandung juara IBL 2023. Ia juga terpilih empat kali sebagai Coach of the Year secara beruntun pada 2021-2024. Musim lalu, Coach Dave membawa Pelita Jaya ke Final IBL.
Sebelum melangkah ke babak puncak tersebut, Coach Dave dan Pelita Jaya menyingkirkan Dewa United di semifinal 3-1. Hasil itu sekaligus menghentikan upaya Dewa United untuk mempertahankan gelar.
Dalam sesi perkenalan tersebut, Coach Dave tidak menampik tentang rivalitas saat menjadi lawan Dewa United. Di sisi lain, pelatih 38 tahun itu menghormati Dewa United tentang bagaimana mereka membangun organisasi untuk basket Indonesia.
Baca juga: Asisten Pelatih Timnas Internasional di IBL
“Mereka berinvestasi besar di basket. Bukan hanya level senior tapi juga usia muda. Mereka membangun akademi dan mengembangkan pemain sejak dini. Sebagai pelatih, saya senang mengembangkan pemain dan melihat ini lingkungan yang ideal,” ujar Coach Dave.
Kehadiran Coach Dave memberikan ekspektasi tinggi. Terlebih keduanya memiliki pengalaman juara. Sayangnya, musim lalu berakhir tidak baik bagi Dewa United maupun Coach Dave sendiri.
Menurut Coach Dave, target juara bukanlah sesuatu yang menjadi beban. Sejak menangani Prawira, ia terbiasa bekerja dengan target tinggi dan selalu menempatkan kemenangan sebagai tujuan utama bersama tim.
“Kami memang ingin menang, tetapi kami tidak ingin mengambil jalan pintas. Kami tidak ingin terburu-buru. Kami juga tidak ingin terlalu banyak membicarakan hal-hal yang masih jauh di depan,” ucapnya.
Sementara itu, CEO Dewa United Michael Owe menuturkan bahwa pencapaian dan pengalaman Coach Dave yang menjadi faktor yang menjadi pertimbangan tim. Pihaknya memberikan kerja sama dengan durasi satu tahun. (rag)
Foto: Ragil Putri Irmalia





0822 3356 3502