IBL

Evan Mobley absen untuk kedua kalinya dalam waktu lama pada musim ini. Cleveland Cavaliers mengumumkan bahwa Defensive Player of the Year 2025 itu terkena cedera otot betis kiri. Kabar tersebut diumumkan sehari sebelum menjamu Los Angeles Lakers di Rocket Arena.

Mobley mengalami cedera tersebut pada Senin (26/1) waktu setempat saat Cavaliers melawan Orlando Magic di Cleveland. Tuan rumah unggul 114-98. Mobley turut berkontribusi dalam empat kemenangan beruntun Cavaliers.

Mobley menyelesaikan pertandingan dengan 20 poin, 9 rebound, dan 2 blok. Pemain 24 tahun itu tampil selama 35 menit dengan mencetak 9/16 tembakan yang setara dengan 56 persen.

Baca juga: Donovan Mitchell Membara, Cetak 45 Poin Lawan Magic

Perolehan itu membawa Mobley masuk dalam buku rekor Cavaliers. Ia telah membukukan total 500 blok sepanjang kariernya. Mobley menjadi pemain kelima dalam sejarah Cavaliers yang mencapai rekor tersebut. Juga menjadi yang termuda yang mencapai angka itu dalam rekor waralaba.

Sayangnya, hal tidak menyenangkan terjadi setelah selesai pertandingan. Mobley merasakan nyeri di betisnya. Hasil pemeriksaan MRI menunjukkan adanya ketegangan otot. Hal itu membuat Mobley dipastikan absen melawan Lakers besok.

Baca juga: Cavaliers Didenda Karena Mencadangkan Donovan Mitchell dan Evan Mobley

Cavaliers mengistirahatkan Mobley selama satu hingga tiga minggu. Mengacu pada jadwal tersebut, Mobley kemungkinan kembali setelah jeda NBA All-Star 2026. Mobley melewatkan tujuh pertandingan. Cavaliers memiliki jadwal bertanding dengan Brooklyn Nets pada 19 Februari mendatang di Cleveland.

Ini menjadi kedua kalinya Mobley menepi dalam waktu yang cukup lama. Pemain dari University of Southern California itu pernah lima gim beruntun pada Desember lalu. Mobley pada saat itu mengalami cedera betis tingkat satu.

Cavaliers (28-20) telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir. Tim asuhan Kenny Atkinson itu berada di peringkat kelima Wilayah Timur. Mereka mengejar Toronto Raptors yang memiliki 29-19. (rag)

Foto: Jacob Kupferman/AFP

Komentar