IBL

Semuanya bermula dari pemberitaan ESPN pada awal pekan ini. Sebuah artikel yang ditulis oleh Baxter Holmes, yang membahas dinamika keluarga Buss menjelang penjualan saham klub Los Angeles Lakers kepada miliarder Mark Walter pada bulan Juni 2025. Artikel memuat laporan tentang dugaan ketegangan yang terjadi antara Jeanie Buss dan LeBron James. Kini keduanya sibuk meredam isu tersebut. 

Artikel tersebut menjelaskan dugaan perselisihan yang muncul antara Jeanie dan LeBron ketika ia tiba sebagai pemain bebas transfer pada tahun 2018. LeBron mendapatkan sanjungan, karena pemain yang empat kali meraih MVP itu dianggap sebagai penyelamat bagi tim yang sedang terpuruk. Sementara Jeanie kurang mendapatkan sorotan, mereka dialah yang berhasil mendatangkan LeBron.

LeBron bergabung dengan Lakers ketika tim tersebut sedang mengalami paceklik lolos ke babak playoff selama lima tahun. Lakers gagal lolos ke babak playoff di musim pertamanya, pada 2018-2019, tetapi LeBron secara terbuka melobi tim untuk menukar pemain demi mendapatkan Anthony Davis, yang saat itu merupakan pemain New Orleans Pelicans.

Kesepakatan itu diselesaikan pada musim panas 2019, dan Lakers kemudian memenangkan kejuaraan di NBA bubble di Orlando, Florida, pada Oktober 2020, sekaligus mendedikasikan gelar tersebut untuk Kobe Bryant, yang meninggal dalam kecelakaan helikopter tragis tahun itu.

Lakers telah lolos ke babak playoff dalam lima dari enam tahun sejak itu, melaju ke final Wilayah Barat pada tahun 2023 dan memenangkan kejuaraan turnamen musim reguler perdana pada musim berikutnya.

Namun benih ketegangan ini mulai tumbuh dan semakin besar ketika melewati salah satu fase sulit. Salah satu poin penting yang menjadi sumber ketegangan yang dirinci dalam cerita tersebut adalah dampak dari kegagalan pertukaran Russell Westbrook, yang menyebabkan Jeanie Buss merasa kesal, karena LeBron tidak mau bertanggung jawab atas langkah tersebut. 

Akibatnya, Jeanie membuat keputusan untuk tidak menawarkan perpanjangan kontrak kepada LeBron pada tahun 2022. Bahkan dia sempat mengemukakan kemungkinan untuk menukar LeBron ke Clippers. Belum lagi soal masuknya Bronny James ke tim, yang notabene dianggap Jeanie hanya untuk membuat sensasi saja.

Baca juga: Jeanie Buss Disebut Tidak Senang Dengan Sikap LeBron Saat Lakers Memilih Bronny

Jeanie Buss mengeluarkan pernyataan kepada The Athletic pada hari Rabu (21/1) waktu AS, menanggapi pemberitaan ESPN. Dia juga mengganti gambar profil Instagram-nya dengan foto dirinya dan James berpelukan setelah kemenangan kejuaraan tahun 2020.

"Sungguh tidak adil, mengingat semua hal hebat yang telah LeBron lakukan untuk Lakers, dia harus terseret ke dalam drama keluarga saya," katanya. "Mengatakan bahwa hal itu tidak dihargai sama sekali tidak benar dan sangat tidak adil baginya."

Sementara itu, LeBron menyampaikan tanggapannya  pada hari Kamis (22/1) waktu AS, setelah kekalahan 112-104 dari LA Clippers. LeBron mengatakan bahwa ia telah mencapai tujuannya untuk mengembalikan keunggulan kepada organisasi Lakers dengan memenangkan gelar juara selama masa jabatannya bersama klub tersebut, dan tidak peduli apa pun yang dirasakan orang lain tentang dirinya, termasuk gubernur tim Jeanie Buss. 

"Sejujurnya, saya tidak terlalu peduli dengan artikel," kata LeBron. "Sungguh tidak. Saya tidak peduli dengan berita. Saya tidak peduli dengan podcast dan semua hal semacam itu. Tidak, itu tidak mengganggu saya. Saya berusia 41 tahun, dan saya menonton golf setiap hari. Saya tidak peduli dengan sebuah artikel. Saya tidak peduli bagaimana perasaan seseorang tentang saya. Jika Anda mengenal saya secara pribadi dan Anda tahu seperti apa saya, (rekan setim saya) tahu seperti apa saya, dan hanya itu yang penting. ... Saya sama sekali tidak peduli bagaimana perasaan seseorang tentang saya."

Sementara itu, sebelum pertandingan melawan Clippers, pelatih Lakers JJ Redick mengatakan bahwa seluruh tim memiliki apresiasi yang sama terhadap LeBron James.

"Semua orang di organisasi ini menghargai LeBron dan menghargai apa yang telah dia lakukan untuk Lakers," kata Redick. "Dia telah meneruskan warisan dan juga, sejujurnya, beban menjadi superstar untuk Los Angeles Lakers selama delapan tahun. Dan dia melakukannya dengan berkelas."

LeBron James, yang memiliki klausul larangan transfer dalam kontraknya, ditanya apakah dia ingin menyelesaikan musim ini bersama Lakers atau apakah dia akan mencabut klausul larangan transfer tersebut untuk menjajaki kemungkinan pindah ke tim lain.

"Aku baik-baik saja," kata LeBron, sebelum keluar dari ruang ganti. "Aku baik-baik saja." (tor)

Foto: Bleacher Report

Komentar