Pendukung SMA Jubilee Jakarta akan memenuhi Indonesia Arena. Untuk kelima kalinya secara beruntun, Jubilee full team di Final DBL Jakarta. Setelah tim putri, kini tim putra menyusul ke Final DBL Jakarta 2026.
Dalam laga penentuan melawan SMA Kolese Kanisius di semifinal Jakarta Championship 2026, Jubilee unggul 54-46. Kemenangan Jubilee pada Rabu (28/10) di GOR Bulungan itu tidak mudah.
Kanisius membuat Jubilee bersusah payah untuk menggenggam tiket ke Final DBL Jakarta 2026. Kanisius bahkan memimpin dalam sebagian besar permainan meski tidak pernah berjarak lebih dari enam poin.
Jubilee meraih momentum di pertengahan kuarter keempat setelah tripoin Lionel Rome Sofyal. Jubilee melaju 9-2 dalam tiga menit terakhir untuk memastikan diri ke Indonesia Arena untuk keempat kalinya.
Justin Nainggolan memimpin Jubilee dengan 15 poin dan 6 rebound dari 5/14 tembakan. Taraka Tanady mencetak 12 poin. Chimaobi Nzekwue dobel-dobel 10 poin dan 16 rebound. Sedangkan Brandon Ariputra meraih 15 poin dan 9 rebound untuk Kanisius.
Dalam empat Final DBL sebelumnya, Jubilee bersaing dengan SMA Bukit Sion. Dua edisi terakhir Jubilee selalu kalah. Setelah dua tahun, tim putra DBL Jakarta akan memiliki juara baru seiring tersingkirnya SMA Bukit Sion oleh SMA Pangudi Luhur.
Sementara itu, Raffles Christian School untuk pertama kalinya lolos ke Final DBL Jakarta. Pencapaian tersebut juga dramatis. Raffles harus berjuang hingga detik-detik terakhir untuk memastikan diri ke Indonesia Arena.
Raffles tak terkalahkan sepanjang seri Jakarta Championship 2026. Dalam pertandingan penentu melawan SMA Pangudi Luhur itu, Raffles menang tipis 72-71. Kemenangan Raffles juga mengakhiri harapan Pangudi Luhur ke final dalam dua tahun beruntun.
Kedua tim sama kuat. Margin tidak menyentuh dua digit poin. Raffles memimpin 9 poin di kuarter kedua. Pangudi Luhur agresif di paruh kedua. Bahkan kedudukan masih imbang (71-71) dalam dua detik terakhir setelah layup Miracle Christiano.
Pada akhirnya Miracle menjadi penentu kemenangan Raffles. Ia mendapatkan dua tembakan gratis dan memasukkan satu tembakan. Dengan waktu tersisa kurang dari satu detik, Raffles berhasil menghalangi upaya Pangudi Luhur untuk menyerang.
Matthew Ivander Setiawan meraup 23 poin, 5 rebound, 7 asis, dan 4 steal melalui 7/11 tembakan. Miracle mencetak 9 tembakan tepat sasaran yang menghasilkan 19 poin, 6 rebound, dan 5 asis. Darren Rain menyumbang 7 poin, 12 rebound, dan 5 asis.
Kemenangan itu mengantar Raffles berlaga di Indonesia Arena pada 21 November mendatang melawan SMA Jubilee Jakarta. (rag)
Foto: DBL Indonesia





0822 3356 3502