Status juara bertahan tidak membuat New York Knicks mengawali NBA 2026-2027 dengan mulus. Tim asuhan Mike Brown itu kalah dalam tiga pertandingan beruntun. Sebagai kapten tim, Jalen Brunson tidak menghindar dari tanggung jawab untuk membenahi permainan.
Knicks tumbang dari Orlando Magic 102-111 pada Minggu (25/10) di Madison Square Garden, New York. Hasil tersebut memperpanjang awal buruk Knicks yang sebelumnya kalah dari Philadelphia 76ers 100-106 dan Boston Celtics 103-107.
Terakhir kali juara bertahan tanpa kemenangan dalam tiga laga pembuka musim terjadi pada musim 2011-2012. Kala itu Dallas Mavericks baru meraih kemenangan pertama di pertandingan keempat.
Baca juga: LeBron James dan 76ers Merusak Malam Perayaan Juara Knicks
“Semua tanggung jawab ada di puncak saya. Saya harus menjadi pemimpin yang lebih baik dalam hal itu, memastikan para pemain kami siap dan berada di posisi yang tepat. Ada banyak hal kecil lainnya. Tetapi ini soal bagaimana saya mengatur semuanya,” kata Brunson usai pertandingan.
Masalah Knicks bukan semata-mata soal hasil akhir. Permainan ofensif mereka belum menunjukkan ketajaman yang diharapkan dari tim juara NBA musim lalu. Knicks kesulitan menjaga konsistensi serangan. Terutama ketika memasuki momen-momen krusial.
Dalam kekalahan dari Magic itu, Brunson memimpin timnya melalui 28 poin dari 12/28 tembakan. Tetapi MVP Final NBA 2026 itu gagal memasukkan 6 dari 7 percobaan tripoin. Brunson juga hanya melakukan 3/6 tembakan gratis.
Baca juga: Cincin Juara Knicks Punya Replika Miniatur Madison Square Garden
Kontribusi lainnya datang dari Karl-Anthony Towns yang mencetak dobel-dobel 22 poin dan 14 rebound plus 4 asis. OG Anunoby menyumbang 6/11 tembakan yang menghasilkan 22 poin. Serta Josh hart dengan 13 poin dan 8 rebound.
Knicks sebenarnya dalam posisi memimpin hampir sepanjang pertandingan. Namun, Magic memanas dalam kuarter keempat dengan membukukan 40 poin. Dalam periode tersebut, Franz Wagner mencetak 21 dari total 23 poin.
“Semua orang bisa mengatakan bahwa musim masih awal dan menjadikannya alasan. Ketiak kami mulai menemukan momentum, kami terlihat seperti tim yang selama ini kami kenal. Namun, kami sedikit terlena. Karena itu kami harus terus tancap gas dan menjaga intensitas permainan,” lanjut Brunson.
Knicks tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi tiga kekalahan tersebut. Mereka dijadwalkan menjamu Detroit Pistons pada Selasa (27/10) di New York. Pertandingan itu menjadi kesempatan Knicks untuk menghentikan tren negatif sekaligus membuktikan bahwa mereka masih mampu bermain dengan standar seorang juara bertahan. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502