Republik Dominika Menutup Ronde Pertama dengan Mengalahkan Angola

| Penulis : 

Republik Dominika menutup ronde pertama dengan sempurna. Karl Anthony-Towns dkk menjadi juara grup A dengan menyapu bersih tiga kemenangan. Dalam pertandingan pada Selasa (29/8) di Araneta Coliseum, Manila itu, Republik Dominika membungkam Angola 75-67.

Republik Dominika nyaris memimpin sepanjang gim. Tetapi Angola membuat gebrakan di kuarter ketiga. Tetapi momentum tersebut berhasil ditahan. Republik Dominika menutup celah dengan laju 10-2 di tiga menit terakhir.

“Kami adalah tim yang spesial dan dilatih oleh pelatih yang hebat. Kami percaya kami bisa membuat sesuatu yang spesial. Dari lubuk hati terdalam kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih kami yang membuat kami melangkah sejauh ini,” kata Karl Anthony Towns.

Pada gim ini Karl Anthony-Towns tertahan dengan 8 poin dalam waktu 15 menit. Sebagai gantinya, Andres Feliz mengambil alih peran dengan mencetak 17 poin. Ia hanya meleset satu dari 7 tembakan dan sempurna dalam 4 tembakan gratis. Victor Liz membantu degan 13 poin, 8 rebound, dan 3 steal.

“Kami semua senang karena bisa mencapai peringkat teratas di grup yang berat. Kami telah mencapai tujuan untuk melangkah ke ronde kedua. Selanjutnya akan kami lihat karena pasti akan lebih berat lagi,” kata pelatih Republik Dominika Nestor Garcia.

Dari kubu Angola ada Silvio De Sousa dengan 19 poin dan 9 rebound. Bruno Fernandes mencetak 13 poin. Gerson Domingos dengan 12 poin dan Jilson Bango 11 poin.

Pada ronde kedua, Republik Dominika akan tergabung dengan Grup I. Mereka akan bersaing dengan dua peringkat teratas grup B yang berisi Serbia dan pemenangan antara Puerto Riko atau Sudan Selatan. (rag)

Foto: FIBA

Populer

Masalah Luka Doncic Dibalik Tripel-dobel Ketujuh Musim Ini
Doncic + Reaves 62 Poin, Lakers Mendepak Timberwolves dari Posisi Empat
Reaksi LeBron, Wade, dan Pemain NBA Dalam Malam Bersejarah Bam Adebayo
Dikeluarkan dari Pertandingan, Jaylen Brown Langsung Berkicau di Medsos
83 Poin! Bam Adebayo Melampaui Mendiang Kobe Bryant
Dominasi Spurs Tidak Terganggu Oleh Celtics
Clippers Catat Perubahan Musim Paling Bersejarah di NBA
Bam Adebayo Tak Percaya Bisa Masuk Buku Rekor NBA
Rekor Bersejarah Bam Adebayo Dalam Angka
Luguentz Dort Minta Maaf ke Nikola Jokic