NBA dan NBPA bersepatakat untuk menunda jadwal pasar bursa pemain bebas agen untuk musim ini. Seharusnya, bursa tersebut dibuka pada pertengahan Oktober 2020. Namun bisa saja mundur beberapa minggu karena ketidakpastian proyeksi pendapatan liga musim depan.

Adrian Wojnarowski dari ESPN melaporkan bahwa bursa pemain bebas agen awalnya dijadwalkan pada 18 Oktober nanti. Sayangnya, sampai saat ini NBA belum bisa menghitung secara pasti pendapatan mereka musim depan. Sehingga penetapan harga pemain juga belum bisa dilakukan. Penundaan tersebut sebenarnya baik untuk liga, karena memberi ruang pada NBA dan NBPA untuk merumuskan kembali parameter batas gaji dan pajak lebih baik lagi.

Direktur Eksekutif NBPA Michelle Roberts secara terbuka menyatakan bahwa dirinya belum yakin liga bisa dimulai kembali pada 1 Desember nanti. Michelle justru meyakini bahwa NBA bisa dimulai sekitar bulan Januari atau Februati. NBPA sebenarnya kurang suka dengan cara kerja NBA. Sebab hingga kini NBA belum mengeluarkan proyeksi gaji dan pajak sebelum Draft 16 Oktober mendatang. Karena proyeksi ini penting bagi klub-klub untuk melakukan jual-beli pemain, menyesuaikan dengan keuangan yang ada.

Beberapa tim justru menyarankan liga untuk menggabungkan malam Draft dan pembukaan pasar bursa pemain bebas agen. Atau, pilihan lainnya, kedua acara ini juga ikut mundur karena belum jelas aturan main tentang gaji pemain.

Sejauh ini, NBA dan NBPA tengah menunggu hasil audit keuangan pendapatan musim 2019-2020. Ini dilakukan sebelum membahas mengenai detail yang lebih serius seperti batasan gaji dan pajak untuk musim depan. Kemungkinan besar pendapatan NBA untuk musim 2019-2020 dan 2020-2021 akan turun signifikan karena pandemi virus korona, serta kehilangan pendapatan dari Cina. Liga dan asosiasi pemain tidak mungkin menggunakan rumu normal untuk menentukan batasan gaji.

Kerugian yang dialami liga, atau bahkan tim peserta, bisa memunculkan skenario batasan gaji yang baru. Bisa-bisa 10 persen gaji pemain yang disimpan sebagai jaminan, tidak akan dikembalikan ke pemain. Jumlah tersebut akan digunakan untuk menutupi kerugian pendapatan klub. (tor)

Foto: NBA

Populer

Jepang Tanpa Ampun, Timnas Indonesia Babak Belur di Laga Pertama
Belum Ada Tim Melirik, Apakah Karier NBA Lonzo Ball Akan Berakhir?
Dylan Harper Ungkap Pengaruh Besar Gregg Popovich di Awal Kariernya
Ancaman Penjara Bagi Pemain NBA Non-Vaksin yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan
Tripel-dobel Harden Bawa Rockets Raih 60 Kemenangan
Ben Simmons Kembali ke NBA, Tapi Kontrak di Kings Belum Sepenuhnya Aman
Buzzer Beater Freddy Ibrahim Bawa Yordania ke Perempat Final
Kevin Durant Produseri Film Basket Penjara
CLS Knights Indonesia Balas Black Bears di Kertajaya Surabaya
Warriors Memperpanjang Kontrak Gary Payton II dan De'Anthony Melton