New York Knicks benar-benar apes dalam perburuan pemain pada musim panas 2019 ini. Alih-alih mendapatkan pemain bintang, mereka malah merekrut pemain berlabel rata-rata. Salah satunya Bobby Portis.

Dengan pergerakan seperti itu, Knicks tidak diunggulkan juara bahkan disebut-sebut akan gagal ke playoff. Namun, Portis justru punya pandangan berbeda. Ia yakin timnya bisa menembus playoff.  

“Para penentang, pembenci, orang-orang yang meragukan kami akan menyebut kami gila karena mengatakan itu,” kata Portis kepada Alex Kennedy, HoopsHype. “Kami memiliki beberapa orang yang bisa main. Saya pikir kami terpenuhi di semua posisi. Ada dua sampai tiga orang yang bisa bermain di berbagai posisi. Ketika kita memiliki banyak bakat, itu meningkatkan daya saing dan meningkatkan tim secara keseluruhan.”

Portis mengatakan hal tersebut dengan menimbang skuat Knicks yang baru. Tim asal New York itu menginvestasikan uangnya dengan merekrut pemain-pemain bebas seperti Portis, di antaranya: Julius Randle, Taj Gibson, dan Marcus Morris. Mereka bermain sebagai forwarda sehingga Knicks tidak akan kekurangan di posisi tersebut. Knicks bahkan masih punya Mitchell Robinson dan Kevin Knox yang akan bermain di tahun keduanya pada 2019-2020.

“Ketika bermain nanti, saya pikir kami membutuhkan tiga, empat, lima pemain depan (frontcourt) yang dapat ditukar-tukar,” kata Portis lagi. “Kompetisi jelas akan berlangsung panjang dan apa pun bisa terjadi; pemain cedera dan ini-itu. Oleh karena itu, kami butuh kedalaman skuat. Saya pikir kami memiliki itu di setiap posisi.”

Portis mengakui bahwa Knicks saat ini memang seringkali diabaikan. Mereka tidak pernah ada dalam perbincangan calon juara maupun tim playoff. Oleh karena itu, Portis ingin membuktikan bahwa mereka bisa lebih baik dari perkiraan orang-orang.   

Portis sendiri musim lalu punya cukup kontribusi untuk timnya. Ia membela Chicago Bulls di awal musim, lalu pindah ke Washington Wizards di sisa musim itu. Portis tampil dalam 50 pertandingan dengan rata-rata 14,2 poin, 8,1 rebound, dan 1,4 asis per pertandingan.

Dengan kemampuannya, Portis berusaha untuk bermain di level yang lebih tinggi. Untuk saat ini, ia masih diragukan. Namun, Portis punya waktu untuk membuktikan. Musim panas masih akan berlangsung lama. Ia bisa memanfaatkan itu untuk meningkatkan kemampuannya, baik secara individu maupun tim. (put)

Foto: NBA

Populer

CLS Knights Indonesia Balas Black Bears di Kertajaya Surabaya
Ancaman Penjara Bagi Pemain NBA Non-Vaksin yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan
Buzzer Beater Freddy Ibrahim Bawa Yordania ke Perempat Final
Tripel-dobel Harden Bawa Rockets Raih 60 Kemenangan
Dylan Harper Ungkap Pengaruh Besar Gregg Popovich di Awal Kariernya
Jepang Tanpa Ampun, Timnas Indonesia Babak Belur di Laga Pertama
Kevin Durant Produseri Film Basket Penjara
Ben Simmons Kembali ke NBA, Tapi Kontrak di Kings Belum Sepenuhnya Aman
Belum Ada Tim Melirik, Apakah Karier NBA Lonzo Ball Akan Berakhir?
Warriors Memperpanjang Kontrak Gary Payton II dan De'Anthony Melton