Terpilih di urutan ketujuh NBA Draft 2018 oleh Chicago Bulls, Wendell Carter Jr. gagal memenuhi ekspektasi tinggi di musim pertamanya. Datang dengan predikat senter yang tangguh di bawah ring dan memiliki jarak tembakan yang cukup luas, Wendell terhalang faktor kesehatan.

Ia tercatat hanya bermain 44 kali sepanjang musim yang semuanya ia mainkan sebagai pemain utama (starter). Cedera ibu jari yang lantas diikuti dengan cedera bahu dan lutut membuatnya harus undur diri dari musim lebih cepat.

Pun begitu, Wendell masih mencatatkan angka yang cukup baik dengan 10,3 poin, 7,0 rebound, 1,8 asis, dan 1,3 blok per gim. Perlu diingat pula bahwa Wendell bukanlah pilihan pertama atau kedua untuk serangan Bulls. Di sana masih ada Zach LaVine dan Lauri Markkanen yang menjadi opsi utama.

Jelang musim baru ini, Wendell ternyata berupaya mempersiapkan diri untuk tampil lebih sehat di musim 2019-2020. Melalui rilis resmi NBA, alumnus Duke University ini baru saja menjalani operasi di otot perutnya. Ia diprediksi akan absen 6-8 minggu atau kemungkinan besar akan pulih sepenuhnya tepat sebelum pemusatan latihan tim dimulai.

Bulls akan menjadi salah satu tim dengan skuat usia muda yang menarik untuk ditunggu. Selain kehadiran Wendell, LaVIne, dan Markkanen, tim ini masih dihuni deretan pemain muda seperti Otto Porter Jr. dan Kris Dunn. Dari gelaran NBA Draft 2019 lalu, mereka juga mendapatkan talenta muda menarik dalam diri Coby White dan Daniel Gafford. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Indonesia Tak Berdaya di Hadapan Malaysia
Michael Jordan Masih Pegang Kendali Produk Air Jordan
Siapkan Kehidupan Setelah NBA, Harrison Barnes Beli Bank di Iowa
Kevin Durant Bongkar Penyebab Proyek Besar Phoenix Suns Gagal Total
Victor Wembanyama Penyelamat Prancis di Lima Menit Terakhir
Kai Sotto Makin Dekat Dengan Miami Heat
Damian Lillard Pamer Akurasi Tembakan 94 Persen Setelah Cedera Achilles
AS Monaco Dikeluarkan dari Kompetisi Bola Basket Kasta Tertinggi Prancis
Dua Kali Gagal ke Lakers, Mychal Ungkap Alasan Klay Thompson Pilih Heat
Jerman Putus Tren Positif Polandia Lewat Drama Overtime