Beban Mental Brooklyn Nets Saat Knicks Juara NBA

| Penulis : 

New York Knicks menjadi juara NBA 2025-2026. Tapi tidak semua warga kota Big Apple tersebut bahagia. Keberhasilan Knicks menjadi pengingat kenyataan pahit bagi Brooklyn Nets yang merupakan rival sekota Knicks.

Pemilik Nets Joe Tsai mengakui bahwa kesuksesan Knicks menjuarai NBA tahun ini terasa menyakitkan waralaba yang ia pimpin. Dalam wawancara dengan NetsDaily, Tsai bahkan menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang memalukan.

“Akan selalu ada tim juara setiap tahun. Kebetulan tahun ini, tim tersebut berada di kota yang sama. Hal itu tentu tidak membuat kami merasa senang. Itu membuat basis penggemar kami kesal dan memalukan bagi kami,” ujar Tsai.

Baca juga: Julius Randle Pindah ke Nets Lewat Kesepakatan Tiga Tim

Knicks berhasil menjadi juara NBA setelah penantian selama 53 tahun. Dalam Final NBA 2026 itu, Knicks mengalahkan San Antonio Spurs 4-1. Di sisi lain, pada musim yang sama, Nets masih kesulitan bersaing ke playoff.

Kemenangan Knicks membuat perbedaan kondisi antara dua tim asal New York itu. Ketika Knicks memicu penggemar melakukan parade juara yang dihadiri oleh 2 juta orang di Manhattan, Nets masih dalam proses pembangunan kembali tim.

Nets tidak hanya menyaksikan rival sekotanya berpesta. Nets juga ikut membuat keputusan berpengaruh. Mereka menukar Mikal Bridges ke Knicks pada 2024. Transaksi itu memberikan Nets lima hak pilih. Sedangkan Bridges menjadi bagian dari skuad juara Nets.

Baca juga: Tim-tim yang Tersingkir dari Playoff NBA 2026

Tsai menegaskan bahwa kesuksesan Knicks tidak akan membuat Nets terpengaruh atau bahkan sampai mengubah arah tim. Nets tetap berkomitmen terhadap arah proyek pembangunan ulang.

“Namun, dalam bisnis maupun kompetisi, Anda tidak seharusnya membiarkan rasa malu mempengaruhi cara Anda bekerja. Kami sudah memiliki rencana dan sedang membangun kembali tim. Saya pikir kami ada di jalur positif. Jadi hal itu sama sekali tidak mengubah pemikiran saya,” imbuhnya.

Persaingan Knicks dan Nets bukan sekadar persaingan dua tim NBA biasa. Keduanya merupakan waralaba yang berbagi pasar yang sama di kota New York. Bahkan saat ABA-NBA melebur, Knicks meminta Nets membayar 4,8 juta Dolar AS karena dianggap masuk wilayah pasar mereka.

Knicks berdiri sejak 1946 dan merupakan salah satu tim angkatan pertama NBA. Sedangkan Nets awalnya berlaga di ABA pada 1967 dengan nama New Jersey Americans. Setelah itu menjadi New York Nets dan masuk NBA pada 1976. Sempat menggunakan New Jersey Nets pada 1977-2012 hingga kini memakai nama Brooklyn Nets. (rag)

Foto: NBA

Populer

Legenda NBA Byron Scott Sedih Atas Perkembangan Terbaru Lakers
Stephen Curry Bersemangat untuk Mengarungi Musim 2026-2027 Bersama Warriors
Jeanie Buss Melawan Lima Saudaranya
Jaylen Brown Perkenalkan Sepatu Baru dari 741 Performance
Doc Rivers: LeBron James Bukan Jaminan 76ers Juara
Mark Walter Tersandung Kasus Setelah Menjual Lakers
Simpang Siur Seputar Keluarga Buss
Tyrese Haliburton Merasa Dipandang Sebelah Mata Oleh NBA
Luka Doncic Menerima Kepemilikan Baru Lakers
Rajon Rondo Dukung Keputusan LeBron James Pindah ke Philadelphia