Reebok Jual Teknologi "Pump" Lagi

| Penulis : 

Reebok telah absen dari pasar sepatu basket performa tinggi selama satu dekade sebelum meluncurkan Engine A tahun lalu, dan desain baru untuk sepatu ini akan mengembalikannya ke masa kejayaan merek tersebut. Terbaru, Reebok akan memasukkan teknologi "Pump" di sepatu Engine A. Teknologi ini sempat viral di tahun 1991. 

Reebok Engine A "Pump" mengadopsi teknologi bantalan yang dapat disesuaikan yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989 dan mendominasi awal tahun 90-an. Sebuah kantung udara ditempatkan di dalam lidah sepatu basket, memungkinkan pengguna untuk meningkatkan bantalan dengan menekan logo berbentuk bola basket yang terkenal. Selain itu, teknologi sepatu tetap tidak berubah, dan skema warna hitam dan abu-abu baru mengadopsi berbagai aksen oranye untuk menyesuaikan dengan elemen tambahan tersebut.

Reebok "Pump" memperkenalkan teknologi andalan merek tersebut pada tahun 1989 dengan Dominique Wilkins sebagai bintang iklan pertamanya. 

Beberapa model kemudian menyusul untuk bola basket dan tenis, dan momen paling terkenal dari Pump adalah ketika Dee Brown memompa sepatunya sebelum memenangkan Kontes Slam Dunk NBA 1991. Menurut Reebok, Engine A "Pump" merupakan siluet yang secara langsung menghormati Pump Omni Zone II ikonik tahun 1991 yang dikenakan oleh Dee Brown.

Reebok pernah mengeluarkan seri Retro Pumps. Namun sepatu ini muncul dan menghilang secara bergelombang selama bertahun-tahun, dan Reebok juga pernah mencoba sistem Pump 2.0 otomatis pada tahun 2005, namun tidak bertahan lama seperti sepatu lainnya.

Reebok Engine A "Pump" menggunakan kerangka luar sintetis cetakan satu bagian di atas lapisan tekstil jala yang bernapas untuk memberikan penguncian adaptif yang ringan.

Sebagai penghormatan kepada dominasi merek di dunia bola basket pada awal tahun 90-an, sepatu ini ditingkatkan dengan integrasi teknologi The Pump yang fungsional dan bernostalgia dari Reebok langsung ke lidah sepatu, memungkinkan pemakainya untuk menyesuaikan ukuran sambil merayakan 35 tahun warisan Pump. 

Aksen khas, termasuk detail kontras oranye yang tajam dan penempatan grafis yang terinspirasi dari warisan, menempatkan estetika low-top futuristik ini dalam sejarah bola basket selama beberapa dekade.

Di bagian bawah, sepatu ini menggunakan platform ERS (Energy Return System) Reebok yang dipadukan dengan bantalan SuperFloat, memberikan kenyamanan dan stabilitas responsif untuk performa di lapangan. Potongan pada sol luar memperlihatkan inti busa, sementara pola traksi yang dipetakan secara presisi memastikan cengkeraman selama transisi cepat. Tidak seperti model Pump asli, iterasi ini tidak memiliki mekanisme pengisian udara. Sebaliknya, sebutan "Pump" berfungsi sebagai penghormatan visual dan historis. 

Sepatu Reebok Engine A "Pump" akan dirilis pada hari Jumat (31/7) waktu AS, melalui situs web Reebok. Harganya ditetapkan sebesar 160 Dolar AS. (tor)

Foto: Reebok

Populer

Wilayah Timur Bertabur Bintang, Persaingan All-Star Semakin Panas
LeBron Ingin Bersama Curry, Tapi Bukan di Warriors
Reebok Jual Teknologi "Pump" Lagi
Joel Embiid Berhasil Hapus Keraguan LeBron Soal Sixers
Bam Adebayo Siap Menyambut Persaingan Sengit Wilayah Timur
Russell Westbrook Dilirik Klub EuroLeague
AD3 Akan Hadir di Jakarta Sneaker Day 2026
Bradley Beal Diprediksi Turun Lawan Chicago Bulls
Benarkah Kyrie Irving Hanya Mau Dimainkan 60 Pertandingan?
Apakah LeBron James Layak Dapat Patung Perunggu dari Lakers?