Perasaan Jaylen Brown campur aduk setelah pertukaran. Untuk pertama kali dalam kariernya, Brown mengalami proses perpindahan tim. Boston Celtics mengirim Brown ke Philadelphia 76ers sebagai ganti untuk Paul George.
Brown akhirnya buka suara sehari setelah pertukaran tersebut. Brown mengaku merasakan berbagai macam emosi dalam dirinya. Ia merasa bersemangat membuka lembaran dari di Philadelphia. Tapi ia juga kecewa mengakhiri perjalanan panjang dengan Celtics.
“Saya masih mencerna semua yang telah terjadi. Di satu sisi saya merasa senang. Tetapi di sisi lain juga merasa kecewa,” tulis MVP Final NBA 2024 itu melalui laman media sosialnya.
Brown mengungkapkan bahwa Celtics memiliki arti yang sangat besar dalam perjalanan kariernya. Dalam perjalanan selama satu dekade dengan Celtics, Brown berkembang menjadi salah satu pemain terbaik liga.
Baca juga: Setim dengan Joel Embiid, Komentar Lama Jaylen Brown Jadi Sorotan
“Saya mendapatkan rasa hormat dari kota ini. Saya tidak pernah meminta jalan pintas atau perlakuan istimewa. Sata memberikan yang terbaik setiap hari, bermain dengan sungguh-sungguh tanpa banyak bicara dan menerima tantangan yang ada,” kata Brown.
Brown juga merupakan salah satu pilar Celtics saat merebut gelar juara NBA 2023-2024. All-NBA dua kali itu telah membangun hubungan erat dengan para penggemar dan komunitas kota Boston. Karena itulah meninggalkan Celtics bukan hal yang mudah secara emosional.
“Mengucapkan selamat tinggal bukanlah hal yang mudah ketika kamu telah mencurahkan seluruh hatimu pada sesuatu. Hubungan yang saya bangun di sini, perjuangan yang kamu lalui bersama, gelar yang kami raih untuk kota ini, serta ikatan yang saya miliki dengan para penggemar, semua akan selalu saya bawa ke mana pun saya pergi,” ucap Brown.
Baca juga: Jaylen Brown dan Paul George Bertukar Tempat
Status Brown memang menjadi tanda tanya dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini seiring terungkapnya upaya Celtics menukar Brown untuk mendapatkan Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee Bucks. Pertukaran itu gagal karena Bucks memilih sepakat dengan Miami Heat.
Langkah Celtics menukar Brown menjadi perdebatan di kalangan analis maupun penggemar NBA. Sebab, Brown baru saja menjalani musim terbaik kariernya. Sepanjang musim 2025-2026, Brown tampil impresif dengan rata-rata 28,7 poin, 6,9 rebound, dan 5,1 asis per gim.
Penampilan tersebut membawa Celtics tetap bersaing di papan atas meski menepikan Jayson Tatum di sebagian besar musim reguler. Brown juga mendapatkan apresiasi sebagai enam besar MVP NBA 2026.
Meski demikian, Brown menyatakan siap untuk menghadapi tantangan baru bersama Sixers. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut dan bertekad memberikan kontribusi maksimal untuk tim barunya itu.
“Setiap kota memiliki identitas, semangat, dan ekspektasinya masing-masing. Saya menghormati itu dan menantikan kesempatan untuk mendapatkan rasa hormat itu dengan satu-satunya cara yang saya tahu melalui kerja keras.” (rag)
Foto: Maddie Meyer/AFP