Dikutip dari beberapa laporan media bahwa pada hari Rabu (28/4) waktu AS, bahwa pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, bertemu dengan pemilik Joe Lacob dan manajer umum Mike Dunleavy selama dua jam untuk membahas masa depannya bersama tim tersebut. Sayangnya dalam pertemuan tersebut belum ada kata sepakat. Menurut laporan, masih banyak kendala yang perlu diselesaikan. Sehingga ketiga sosok penting Warriors ini akan bertemu lagi pekan depan.

Seiring dengan meningkatnya desas-desus dan spekulasi di seluruh Bay Area tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, khususnya tentang masa depan Kerr sebagai kepala pelatih, Monte Poole dari NBC Sports mengungkapkan bahwa beberapa sumber internal yang awalnya percaya Kerr akan pergi, sekarang berpikir tentang adanya kemungkinan kembali menjadi pelatih Dubs.

"Sepengetahuan saya, (Kerr) dalam pertemuan-pertemuan itu tidak terdengar seperti seseorang yang tidak berencana melatih musim depan," kata seorang sumber liga kepada Poole.

Kerr tidak terikat kontrak untuk musim depan. Dia telah menjadi pelatih Golden State selama 12 musim dan telah membawa tim tersebut meraih empat gelar NBA (2015, 2017, 2018, dan 2022). Dia memiliki rekor musim reguler 604-353 (63,1 persen). Namun, Warriors gagal lolos ke babak playoff musim ini setelah kalah dalam pertandingan play-in melawan Phoenix Suns. Ini adalah kali kedua dalam tiga musim tim tersebut tidak lolos ke babak playoff. Selain itu, Warriors mencatatkan rekor 37-45, mengakhiri musim dengan rekor di bawah 50 persen untuk kedua kalinya selama masa kepemimpinan Kerr.

Ketika Golden State tersingkir awal bulan ini, Kerr yang berusia 60 tahun menyadari bahwa itu mungkin pertandingan terakhirnya sebagai pelatih. Yang memperumit situasi adalah bahwa pemain andalan lama Stephen Curry dan Draymond Green mungkin tidak ingin memasuki fase "pembangunan kembali" di bawah kepala pelatih baru.

"Saya masih menyukai pekerjaan melatih, tetapi saya mengerti semua pekerjaan ini memiliki tanggal kadaluarsa. Ada masa berjalan yang terjadi, dan ketika masa berjalan itu berakhir, terkadang saatnya untuk darah baru dan ide-ide baru," kata Kerr.

Kerr menghadapi ketidakpastian mengenai posisinya sebagai pelatih kepala Warriors setelah kontraknya berakhir. Setelah kekalahan Golden State di babak play-in melawan Phoenix Suns yang secara resmi mengakhiri musim 2025-2026 mereka, ia memberikan komentar samar tentang masa depannya bersama tim tersebut.

Sebagai pemain yang pernah lima kali meraih gelar juara NBA, kedatangan Kerr sebagai kepala pelatih membawa kesuksesan bagi organisasi Warriors dan menjadikannya salah satu tim olahraga terbaik di era modern. (tor)

Foto: Jose Carlos Fajardo - Bay Area News Group

Populer

Hindari Eliminasi, Rockets Mengalahkan Lakers di Gim 5
LeBron James Memecah Kesunyian Dengan Pendapat Tentang Perdebatan GOAT
Spurs Melaju ke Semifinal Wilayah Barat Setelah Menyingkirkan Trail Blazers 
Cavaliers Bangkit Untuk Memimpin 3-2
Pistons Hindari Eliminasi Setelah Menang di Gim 5
Shai Gilgeous-Alexander: Dillon Brooks Bukan Penjahat
Devin Booker Akui Kehebatan Shai Gilgeous-Alexander
Joel Embiid Gagalkan Upaya Celtics Mengeliminasi 76ers
Dominan di MSG, Knicks Unggul 3-2
Detroit Pistons Di Ambang Eliminasi