Kenapa Yuki Kawamura Jarang Tampil di NBA?

| Penulis : 

Yuki Kawamura telah menjadi bintang NBA G League. Musim ini, hingga 5 Maret, ia rata-rata mencetak 17,7 poin dan 11,3 assist per pertandingan, menempatkannya di antara para pengatur serangan elit liga. Dengan tinggi sekitar 1,7 meter, ia adalah pemain NBA terpendek saat ini, yang sedang berusaha untuk memantapkan dirinya di liga. Namun kenapa dia jarang muncul di NBA?

Di atas kertas, Yuki Kawamura sudah berada di NBA. Garda utama asal Jepang ini menandatangani kontrak dua arah dengan Chicago Bulls , yang berarti dia berpindah-pindah antara NBA dan NBA G League. Namun terlepas dari kontrak tersebut, menit bermain Kawamura di NBA tetap sangat terbatas. Sebagian besar waktu bermainnya dihabiskan di G League, di mana ia muncul sebagai salah satu playmaker paling produktif musim ini.

Kawamura telah melakukan segala yang mungkin di level G League. Beberapa penampilan terbarunya sangat mengesankan, termasuk pertandingan dengan 34 poin dan 16 asis melawan tim G League Nuggets, serta penampilan luar biasa dengan 19 assist melawan tim G League Celtics. Angka-angka tersebut mencerminkan seorang pemain yang secara konsisten mengendalikan permainan.

Alasan terbesar Kawamura kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten di NBA adalah evolusi permainan. Banyak tim sekarang lebih menyukai garda yang dapat bertahan di beberapa posisi dan bertahan dari pergantian pemain melawan pemain yang lebih besar.

Pergeseran ini secara bertahap telah menyingkirkan posisi garda utama, bahkan playmaker yang sangat terampil pun sering kesulitan menemukan peran yang stabil jika mereka kekurangan kemampuan yang dibutuhkan oleh sistem pertahanan modern.

Situasi Kawamura menyoroti realitas menarik tentang NBA modern. Liga ini masih menghargai keterampilan, kreativitas, dan kemampuan mengatur permainan tingkat tinggi. Kawamura jelas memiliki kualitas tersebut. Penampilannya di G League menunjukkan bahwa ia dapat mengendalikan permainan dan meningkatkan performa rekan setimnya. Tetapi hambatan untuk masuk ke liga ini tetap sangat tinggi.

Kawamura memiliki visi, kecepatan, dan kreativitas untuk menjalankan serangan. Yang ingin ia buktikan sekarang adalah bahwa keahlian elitnya dapat berhasil mengimbangi kekurangannya sebagai pemain terkecil di lapangan. (tor)

Foto: The Lead

Populer

Stephen A. Smith Menilai Hukuman Kawhi Leonard Terlalu Ringan
Kawhi Leonard Menghormati Keputusan NBA
Telanjur Profesional, Permohonan Kai Sotto Masuk NCAA Ditolak
Derrick White Berpotensi Jadi Aset Pertukaran Celtics Berikutnya
Turki Melakukan Lompatan Besar di Zona Eropa
Donovan Mitchell Akui Cavaliers Layak Dikritik Usai Gagal di Playoff
Hukuman NBA Menghancurkan Masa Depan Clippers
JJ Redick Tidak Menyangka Bisa Menjadi Pelatih Lakers
Canyon Ciptakan Sepeda Khusus Ukuran "3XL" untuk LeBron James
Derek Fisher Yakin Lakers Tak Akan Terpuruk Setelah Ditinggal LeBron