Kristaps Porzingis Absen Dua Pekan Karena Gangguan Sistem Saraf

| Penulis : 

Penampilan Kristaps Porzingis tidak bisa maksimal lagi pada musim ini. Bukan karena cedera. Melainkan karena suatu penyakit yang menjangkitinya. Hari ini Atlanta Hawks mengumumkan bahwa mereka akan menepikan Porzingis selama dua minggu.

Hawks melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap pemain asal Latvia tersebut. Porzingis telah absen delapan dari 11 pertandingan terakhir. Termasuk gim ketiga beruntun saat Hawks mengalahkan Philadelphia 76ers 120-117 hari ini. 

Porzingis didiagnonis mengalami postural orthostatik tachycardia syndrom (POTS) atau sindrom takikardia ortostatik postural. Sindrom tersebut merupakan gangguan pada sistem saraf otonom. 

Baca juga: Detroit Pistons Membangkitkan Rekor Lama NBA Saat Menang Lawan Hawks

Penderita POTS memiliki kelainan saraf otonom di mana tubuh tidak bisa menyesuaikan diri saat berubah posisi dari berbaring atau duduk ke berdiri, menyebabkan detak jantung berubah drastis hingga hampir pingsan karena darah menumpuk di kaki dan jantung harus bekerja keras memompa ke otak.

Diagnosis PTOS Porzingis itu sejak musim lalu saat ia bermain untuk Boston Celtics. Kondisi itu membuatnya kesulitan di musi terakhirnya di Boston. Porzingis hanya bermain 42 pertandingan dan sempat absen dua minggu pada Februari lalu. Bersamaan dengan pembubaran tim, Celtics mengirim Porzingis ke Hawks pada musim panas.

Porzingis dan dokternya menemukan solusi selama musim panas untuk mengatasi gejala-gejala itu. Porzingis memasuki musim dengan Hawks dalam kondisi menurutnya lebih baik. Musim lalu Porzingis membuat rata-rata 19,5 poin yang merupakan perolehan terendahnya sejak musim 2016-2017.

Baca juga: Pelicans yang Malang, Karena Kehilangan Pemain Pilihan Pertama Dalam Draft 2026

Porzingis dan dokternya menemukan solusi selama musim panas untuk mengelola kesehatannya. Porzingis juga bisa tampil membela Latvia di FIBA EuroBasket 2025. Ia memasuki musim ini dengan mengatakan bahwa ia merasa baik dan yakin telah melewati masa sulit yang dialaminya di Boston sebelum serangan penyakit baru-baru ini membuatnya absen.

Porzingis sebenarnya memulai musim dengan baik saat dalam kondisi sehat. Dalam 13 pertandingan dengan Hawks, Porzingis mencetak rata-rata 19,2 poin, 5,6 rebound, 3,1 asis, dan 1,6 blok dengan akurasi tembakan 49,7 persen. Porzingis memiliki peran krusial sebagai bagain dari rencama Hawks untuk mencapai playoff.

Tapi rencana Hawks mengalami kendala. Selain kondisi kesehatan Porzingis, Hawks sudaj kehilangan garda utamanya, Trae Young, yang terkena cedera MCL di lutut kanannya. Trae tidak bermain sejak akhir Oktober dan diperkirakan mulai berlatih lagi pekan ini.

Hawks (15-12) masih berjuang di papan tengah Wilayah Timur. Tim asuhan Quin Snyder itu berada di posisi kesembilan. Rekor mereka sama dengan Cleveland Cavaliers yang berada satu tingkat lebih baik. (rag)

Foto: NBA

Populer

Shai Gilgeous-Alexander Hampir Kehilangan Rekornya
Doncic Memimpin Lakers Meraih Kemenangan Beruntun Keenam
Bawa Lakers ke Posisi Tiga, Doncic dan Reaves Kumpulkan 205 Poin Dalam Tiga Gim
Trio Kings Plus Westbrook Berhasil Membangkitkan Semangat Tim
Pemenang Oscar 2026 Michael B. Jordan Nyaris Ganti Nama Karena Michael Jordan
Kristaps Porzingis Menampilkan Performa Terbaiknya Dalam Seragam Warriors
Warriors Merekrut Omer Yurtseven Untuk Menambal Kekurangan Pemain
Seattle Dan Las Vegas, Rencana Ekspansi NBA Semakin Dekat
Cavaliers Jadi Saingan Terberat Warriors Untuk Mendapatkan LeBron James
Shai Gilgeous-Alexander Tidak Puas Dengan Kemenangan Thunder Atas Timberwolves